Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
9 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
14 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
13 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
13 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
13 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
13 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Angso Duo Pariaman, Tim SAR: Karena Dihantam Ombak Besar

Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Angso Duo Pariaman, Tim SAR: Karena Dihantam Ombak Besar
Tim SAR Kota Pariaman melakukan evakuasi terhadap korban kapal wisata yang terbalik di perairan Pulau Angso Duo, Sabtu (26/10/2019) (Dok: Tim SAR Kota Pariaman/Kompas.com)
Sabtu, 26 Oktober 2019 21:50 WIB
PADANG - Sebuah kapal wisata yang membawa 24 orang penumpang, Sabtu (26/10/2019), terbalik dihantam ombak besar di perairan Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat.

"Kapal tersebut tenggelam akibat dihantam ombak besar ketika mendekati dermaga Pulau Angso Duo. Semua penumpang jatuh ke laut," kata anggota tim SAR Kota Pariaman, Afrines Yustin yang dihubungi Kompas.com, Sabtu malam.

Akibatnya, seorang penumpang atas nama Masyrida (40), guru SMP 1 Palupuh, Agam, tidak dapat diselamatkan nyawanya. Sementara, dua orang lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Menurut Afrines, kejadian itu berawal ketika kapal wisata bertolak dari Pantai Gandoriah, Kota Pariaman menuju Pulau Angso Duo sekitar pukul 16.00 WIB.
Sekitar 25 meter menjelang sampai di dermaga Pulau Angso Duo, ombak besar datang dan menghantam kapal hingga terbalik. "Tiga penumpang terkurung di dalam kapal yang terbalik. Sementara, sisanya bisa diselamatkan karena bisa keluar dari kapal," kata Afrines.

Tidak beberapa lama kemudian, datang kapal bantuan menyelamatkan penumpang yang jatuh ke laut. Menurut Afrines, guru Masyrida terkurung di dalam kapal sehingga banyak meminum air laut dan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Sementara, dua orang lainnya yang terkurung nyawanya masih bisa diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Sebanyak 21 penumpang bisa diselamatkan dalam keadaan baik-baik saja. Sementara satu penumpang meninggal dunia dan dua dilarikan ke rumah sakit," ujar Afrines. (kpc)

Editor:arie rh
Sumber:kompas.com
Kategori:Sumatera Barat, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww