Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
16 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
17 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
17 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
19 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Jelang SEA Games Filipina 2019

Tak Bisa Sapu Bersih, Silat Hanya Target 3 Hingga 4 Emas

Tak Bisa Sapu Bersih, Silat Hanya Target 3 Hingga 4 Emas
Ist
Senin, 28 Oktober 2019 22:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Tim Pencak Silat Indonesia  akan berusaha memenuhi target 3 sampai 4 medali emas dari 9 emas yang diperebutkan pada SEA Games Filipina, 31 November hingga 12 Desember 2019. Target itu lebih besar dibandingkan raihan pada SEA Games Kuala Lumpur dimana hanya 2 emas' 4 perak dan 9 perunggu yang diaumbangkan pada Kontingen Indonesia. 

"Kita tidak bisa menyapu bersih 9 medali emas yang diperebutkan, karena kita juga harus memperhitungkan lawan berat seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam dan juga tuan rumah Filipina. Setidaknya kita mentargetkan 3 sampai 4 medali emas,” kata Manajer Tim Pencak Silat Indonesia, Sunarno saat menerima kunjungan Menpora Zainudin Amali dan Cef de Mission Kpntingen Indonesia, Harry Warganegara di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Senin (28/10/2019). 

Untuk menyapu bersih medali emas seperti pada Asian Games 2018, kata Sunarno, timnya akan menghadapi kesulitan yang cukup besar karena Asian Games dan SEA Games merupakan ajang yang berbeda.

Pada Asian Games 2018, cabor pencak silat yang merupakan pertama kali dipertandingkan bisa dijadikan iumbung medali emas. Pasalnya, dari 16 nomor, Timnas Pencak Silat Indonesia saat itu berhasil meraih 14 medali emas.

"Di ajang SEA Games 2019 ini, hanya 9 nomor yang akan dipertandingkan. Lebih sedikit medali emasnya, itu berarti persaingan akan lebih ketat lagi.

Kita sudah siapkan semuanya tapi untuk silat tidak bisa seperti kemarin 14 emas karena kita jujur hanya ada 9 nomor dan 9 emas yang dipertandingkan,” ucap pria yang akrab disapa Nano .

Dalam rangka memantau persiapan cabor SEA Games 2019, Menpora, Zainudin Amali mendatangi pelatnas cabor pencak silat. Dia menyampaikan harapannya agar olahraga bela diri asli Indonesia ini bisa menyapu bersih semua  nomor di SEA Games dengan medali emas.

“Silat bukan lagi olahraga kampung, tapi dunia sekarang. Bahkan di Amerika saja sudah mulai digemari. Jangan sampai olahraga yang lahir di negara kita ini, kita malah prestasi menurun, tapi negara lain malah meningkat,” ujar Zainudin.

"Pencak silat menjadi harapan penyumbang medali. Sekarang ada sembilan nomor, jangan sampai ada satu nomor pun yang terlepas. Semuanya harus diambil, jangan pikirkan dulu kalau kita sabet semua, negara lain malah tidak mau lagi ikutan tanding,” tambahnya.
Selain mengunjungi pelatnas silat, Zainudin juga mendatangi cabor tenis, angkat besi, dan voli. ***


wwwwww