Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
Politik
18 jam yang lalu
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
2
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
22 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
3
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
Peristiwa
24 jam yang lalu
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
4
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
DPD RI
23 jam yang lalu
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
5
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
Peristiwa
18 jam yang lalu
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
6
Kata Hetifah tentang PJJ 'Hybrid'
DPR RI
13 jam yang lalu
Kata Hetifah tentang PJJ Hybrid
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Kalahkan Persebaya, Seto: Masih Banyak Kekurangan

Kalahkan Persebaya, Seto: Masih Banyak Kekurangan
Selasa, 29 Oktober 2019 20:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Hasil bagus didapat PS Sleman di pekan ke-25 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 dengan mengalahkan Persebaya Surabaya. Pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019), PSS menang dengan skor 3-2.

Kemenangan atas Persebaya tentu membuat pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, bersyukur. Seto pun memberi pujian pada anak asuhnya. PSS dinilai tampil bagus di babak pertama dengan unggul 3-1 lewat gol Jepri Kurniawan, Haris Tuharea dan Yevhen Bokashvili.

"Pemain melakukan instruksi yang saya inginkan terutama di babak pertama, bagaimana mengantisiapsi permainan Persebaya. Di babak petama kita cukup membuat susah persebaya berkembang," buka Seto.

Seto menilai babak pertama berjalan sangat seru. Tensi pertandingan juga cukup tinggi. Seto sangat senang dengan efektivitas lini serangan PSS dalam mengkonversi peluang menjadi gol di babak pertama.

"Babak kedua tempo turun, mungkin karena kondisi. Kita harus pintar atur ritme seperti itu," kata mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.

Meskipun begitu, Seto tetap memiliki catatan untuk Bagus Nirwanto dan kolega. Menurut pelatih berusia 45 tahun, PSS harus lebih disiplin saat bertahan. Seto cukup gusar dengan dua gol yang bersarang di gawang Ega Rizky.

"Kami masih banyak kekurangan karena kebobolan dua gol," kata Seto. Dua gol Persebaya dicetak David Da Silva dan tendangan penati Diogo Campos. ***


wwwwww