Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
22 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
21 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
22 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
4
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
5
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
21 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
6
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tokoh Papua: Isu Radikalisme untuk Tutupi Ekonomi yang Hancur

Tokoh Papua: Isu Radikalisme untuk Tutupi Ekonomi yang Hancur
Tokoh masyarakat Papua, Christ Wamea. (Istimewa)
Selasa, 29 Oktober 2019 09:03 WIB
JAKARTA - Tokoh masyarakat Papua, Christ Wamea, mengingatkan agar pemerintah tidak melulu ‘jualan’ isu radikalisme. Dirinya khawatir isu itu sengaja dimunculkan menutupi masalah yang jauh lebih besar.

Dia mengatakan, sejak pelantikan anggota Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (2310) lalu hingga hari ini isu tersebut terus digulirkan. Bahkan isu radikalisme dibicarakan oleh semua anggota kabinet.

"Seakan-akan radikalisme menjadi momok di negeri ini. Padahal yang jadi momok adalah ekonomi yang hancur," kata Christ Wamea melalui laman resminya pada Ahad (27/10).

Presiden Jokowi menunjuk mantan wakil Panglima TNI Jenderal (Purn), Fachrul Razi, sebagai menteri agama di Kabinet Indonesia Maju. Ia meminta Fachrul Razi mengurus dan melakukan pencegahan radikalisme dalam jabatan barunya.

"Bapak Jenderal Fachrul Razi sebagai Menteri Agama," kata Jokowi saat mengumumkan susunan menteri kabinet sembari duduk di tangga Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Fachrul Razi, usai dilantik juga mengatakan bahwa ia sedang menyusun upaya-upaya menangkal radikalisme di Indonesia. Ia mengklaim Jokowi memilihnya sebagai Menag lantaran dianggap mampu menghadapi radikalisme.

“Saya berpikir mungkin beliau membayangkan juga bahwa belakangan ini potensi-potensi radikalisme cukup kuat sehingga beliau berpikir pasti pak Fachrul mungkin punya terobosan-terobosan lah dalam kaitan menangkal radikalisme ini,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:EraMuslim
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww