Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
Ekonomi
8 jam yang lalu
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
2
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
9 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
3
Inikah 'New Normal' di DPR? Penggunaan 'Smartcard' dan Penerapan 'Paperless'
DPR RI
5 jam yang lalu
Inikah New Normal di DPR? Penggunaan Smartcard dan Penerapan Paperless
4
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
10 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
5
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
DPR RI
9 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
6
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
Politik
7 jam yang lalu
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kata Ketua Komisi XI DPR soal Pinjol yang Minta Akses Kontak di HP Calon Nasabah

Kata Ketua Komisi XI DPR soal Pinjol yang Minta Akses Kontak di HP Calon Nasabah
Rabu, 30 Oktober 2019 00:08 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto mengungkapkan, pihaknya akan menggelar rapat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan membahas lebih detil terkait permasalahan-permasalahan pinjaman online.

Perlindungan data yang menjadi salah satu soal di pinjaman online, juga turut ditanggapi Dito. Selasa, 29 Oktober 2019, politisi Golkar ini menegaskan, "kerahasiaan itu harus kita jaga. Itu yang akan kita bahas nanti, peraturan dan pengawasannya juga dibenahi,".

Pernyataan Dito, menanggapi pertanyaan GoNews Grup terkait adanya salah satu perusahaan jada pembiayaan online atau pinjaman online (pinjol) yang meminta izin pada calon nasabah untuk mengakses nomor-nomor kontak di hand phone calon nasabah yang digunakan untuk mengajukan pinjaman. Jika nasabah tak memberi izin akses kontak, berarti nasabah membatalkan pengajuan limit pinjamannya.

Meski begitu, Dito menegaskan, bahwa Bangsa Indonesia memang tidak bisa lari dari digitalisasi ekonomi. Karenanya, penting bagi Komisi XI untuk menggelar rapat bersama OJK guna mendalami segala persoalan terkait, termasuk detil peraturan, sosialisasi dan pengawasannya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww