Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
20 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
12 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
3
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
11 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
4
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
11 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
5
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
Politik
11 jam yang lalu
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
11 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sebelum Gantung Diri, Wanita di Pekanbaru Ini Tulis Surat 'Jadi Anak yang Pintar ya Sayang, Jangan Nyusahin Orang'

Sebelum Gantung Diri, Wanita di Pekanbaru Ini Tulis Surat Jadi Anak yang Pintar ya Sayang, Jangan Nyusahin Orang
Secarik kertas berisi pesan yang ditemukan pihak kepolisian di kamar korban. (foto istimewa)
Rabu, 30 Oktober 2019 18:51 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Ibu rumah tangga bernama Catur Agustiningsih (36) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya yang berada di Jalan Sei Mintan, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Riau.

Sebelum mengakhiri hidupnya, Ia meninggalkan secarik kertas dengan pesan mengharukan untuk sang buah hati.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Bainar mengatakan, pada saat melakukan olah tempat kejadian, pihaknya mengumpulkan sejumlah barang bukti, salah satunya adalah kertas yang berisikan pesan dari korban untuk anaknya yang bernama Obhi.

"Saat melakukan olah TKP kita temukan surat yang berisi 'maafin mama ya Bhi... mama ga bisa dampingi Obhi, mama sayang Obhi, jadi anak yang pintar ya sayang jangan nyusahin orang, mama yakin adek bisa'," kata Bainar kepada GoRiau.com, Rabu (30/10/2019).

Diberitakan sebelumnya, pada hari Rabu sekitar pukul 10.30 WIB, ditemukan mayat seorang wanita yang diduga tewas gantung diri didalam kamarnya. Ia gantung diri setelah sempat cekcok dengan suaminya.

Saat ini pihak kepolisian membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk divisum. ***


wwwwww