Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
Ekonomi
8 jam yang lalu
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
2
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
9 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
3
Inikah 'New Normal' di DPR? Penggunaan 'Smartcard' dan Penerapan 'Paperless'
DPR RI
6 jam yang lalu
Inikah New Normal di DPR? Penggunaan Smartcard dan Penerapan Paperless
4
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
10 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
5
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
DPR RI
9 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
6
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
Politik
8 jam yang lalu
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Upah Minimum Kabupaten Siak Tahun Depan Diusulkan Naik 6 Persen

Upah Minimum Kabupaten Siak Tahun Depan Diusulkan Naik 6 Persen
Ilustrasi
Rabu, 30 Oktober 2019 14:55 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK SRI INDRAPURA - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Siak 2020 mengalami kenaikan hingga 6 persen dari tahun sebelumnya. Besarannya sekitar 2.978.010,07 yang diusulkan dalam sidang dewan pengupahan Kabupaten Siak belum lama ini.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Siak, Amin Budyadi mengatakan, UMK sudah berdasarkan hasil keputusan bersama dengan pengupahan dan menunggu persetujuan Gubernur Riau untuk pengesahannya.

"Angka tersebut juga sudah berdasarkan sidang dewan pengupahan antara serikat pekerja dengan Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo), Selasa (29/10/2019)," kata Amin, Rabu (30/10/2019) kepada GoRiau.com.

Kenaikan upah tahun 2020 ini sempat terjadi tarik ulur juga dalam pembahasan. Namun akhirnya semua peserta sidang sepakat kenaikannya sebesar Rp 168.567 atau 6 persen dari UMK 2019.

"Karena sudah terjadi kesebapatan dan ditandatangi secara bersama, berkas sidang dewan pengupahan kita ajukan ke gubernur Riau. Mudah-mudahan tidak ada lagi revisi dan disetujui gubernur," sebutnya. ***


wwwwww