Home > Berita > Hukum

Dua Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Satpol PP Kepulauan Meranti di Hotel yang Berbeda, Begini Alasannya

Dua Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Satpol PP Kepulauan Meranti di Hotel yang Berbeda, Begini Alasannya
Ilustrasi (Internet)
Kamis, 31 Oktober 2019 23:59 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Bermacam-macam jurus yang dilakukan saat dalam kondisi panik, apalagi ketika digrebek saat berduaan dengan sang pujaan hati. Seperti yang terjadi kepada dua pasangan bukan suami istri ini tak menyangka akan terjaring oleh Satpol PP Kepulauan Meranti.

Dalam operasi yang dilakukan Satpol PP Kepulauan Meranti pada Kamis (31/10/2019) dini hari, dua pasang kekasih itu diamankan di hotel yang berbeda, saat diinterogasi oleh aparat penegak hukum juga berkilah dengan alasan yang berbeda pula.

Di Hotel Furama, sepasang kekasih mengaku berasal dari Batam, Kepulauan Riau, sedang melakukan pengurusan pasport di Selatpanjang, dan mereka menginap dalam satu kamar dengan alasan untuk mengirit biaya.

Sementara di Hotel San San, Satpol PP Kepulauan Meranti juga berhasil mengamankan sepasang kekasih di dalam satu kamar. Meski tidak bisa mengelak, namun sang wanita mengaku lagi datang mens (halangan) sehingga tidak melakukan hubungan terlarang tersebut. Bahkan, keduanya juga mengaku sudah tunangan dan segera menikah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti, Helfandi SE MSi, didampingi Kepala Bidang Penegak Perda, Piskot Ginting dan Kepala Bidang Operasi, Wira Gusfian, mengungkapkan bahwa meski demikian, pihaknya tetap memproses sesuai aturan yang berlaku.

"Operasi yang dilaksanakan ini berdasarkan adanya laporan dari masyarakat, setelah diamankan akan kita proses sesuai aturan yang berlaku," ujar Herfandi, Kamis (31/10/2019) siang.

Helfandi, juga menuturkan penertiban tersebut sebagai bentuk penegakan peraturan daerah (Perda) Kepulauan Meranti Nomor 5 tahun 2019 tentang Ketertiban Umum.

"Satpol PP dalam hal ini bertugas sebagai penegak Perda akan berusaha menertibkan hal yang bersifat melanggar aturan. Dengan adanya Perda No 5 tahun 2019 yang baru di sah kan ini, tentunya kami lebih agresif dalam melaksanakan Perda sebagai payung hukum di daerah ini," pungkasnya.***


GoNews Perusahaan yang Beroperasi di Desa Tanjung Darul Takzim Tebingtinggi Barat Diminta Berkontribusi kepada Masyarakat
GoNews Bahas Rencana Tata Ruang Wilayah Meranti, Bupati Irwan Sambangi Kementerian ATR/BPN
GoNews Bayi Berusia 11 Bulan Asal Sungai Tohor Kepulauan Meranti Meninggal Dunia Akibat DBD
GoNews Wisma King Dibuka Tiba-tiba saat Perayaan Imlek, Begini Penjelasan Satpol PP Kepulauan Meranti
GoNews BUMDes Alahair Mandiri Jaya Gelar Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan
GoNews Imigrasi Selatpanjang Diharap Maksimalkan Pelayanan Terhadap Masyarakat
GoNews Dinsos P3AP2KB Kepulauan Meranti Beri Edukasi akan Kejahatan Seksual Terhadap Anak di SD 21 Sesap
GoNews Peserta Berpakaian Minim dan Seksi, LAMR Kepulauan Meranti Rekomendasikan Festival Perang Air Dihentikan
GoNews Kembali Digelar di Tahun 2020, Diklat BST Niaga di Kepulauan Meranti Diikuti Ratusan Peserta
GoNews Sempat Viral di Medsos, Guru yang Pompongnya Dihantam Gelombang akan Dapat Bantuan Kempang dari Pemkab Meranti
GoNews Bupati Irwan Ikuti Workshop bersama Bawaslu RI di Sumatera Barat
GoNews Gara-gara Kapal EMP Beroperasi Repu Sagu Terangkat ke Permukaan Sungai, Begini Dampaknya
GoNews Wabup Said Hasyim Intruksikan Usulan OPD Disertai Data Lengkap dan Narasi Meyakinkan
GoNews Perang Air Bukan Ritual Agama, Begini Penjelasannya
GoNews Pemkab Meranti Komit Beri Kemudahan bagi Pengusaha dan Investor yang Ingin Berinvestasi di Kota Sagu
GoNews Wabup Said Hasyim Tegaskan OPD Fokus Penuntasan Kemiskinan dan Stunting
GoNews Resmi Dikukuhkan, Zulfan Nakhodai GPRM Selatpanjang Timur
GoNews Festival Perang Air Gunakan Jasa EO, Kadisparpora: Jika Ada Masalah Itu Bukan Tanggungjawab Dinas
wwwwww