Dua Rumah di Padang Ludes Terbakar, Penghuni Panik Berhamburan Menyelamatkan Diri

Dua Rumah di Padang Ludes Terbakar, Penghuni Panik Berhamburan Menyelamatkan Diri
Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api di Padang. (foto: ist/Damkar Kota Padang/gatra.com)
Kamis, 31 Oktober 2019 18:54 WIB
PADANG - Api dengan cepat melahap dua bangunan permanen di kawasan padat pemukiman di Jalan Perak III, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (31/10).

Masyarakat sekitar panik dan berhamburan keluar rumah, lantaran takut api menjalar ke perumahan di sekitar.

Penghuni kos di rumah tersebut tampak panik berlarian menyelamatkan diri. Bahkan beberapa orang di antaranya rela naik turun tangga untuk menyelamatkan beberapa barang berharga.

Dikutip dari Gatra.com Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Damkar Kota Padang, Basril menyebutkan, pihaknya mengerahkan tujuh armada ke lokasi kejadian.

Padatnya pemukiman penduduk membuat petugas kesulitan menuju lokasi kebakaran. Sesampai damkar di lokasi, si joga merah tengah berkobar dan membakar bangunan di sebelahnya.

"Sesampai di lokasi, api sudah terlihat membesar. Semua masyarakat berhamburan serta panik dan stres sehingga kami berupaya menenangkan masyarakat agar tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Kelurahan Kampung Jao merupakan salah satu kawasan padat pemukiman. Akses jalan juga terbilang sangat sempit, sehingga petugas semakin kesulitan memadamkan api.

Menjelang petugas pemadam kebakaran datang, api kian cepat menjalar ke bagian bangunan rumah warga. Setidaknya, dua unit rumah diamuk si jago merah.

Hampir satu jam petugas damkar berjibaku memadamkan api. Bahkan, armada terpaksa harus ngantre di gang untuk menuju titik lokasi kebakaran.

"Sangat sempit, kalau akses jalan untuk mobil besar memang tidak layak. Apalagi kalau mobil sudah masuk tidak bisa berputar lagi, ini kendala kami. Begitupun untuk mencari sumber air sangat sulit," katanya.

Adapun dua unit rumah yang terbakar merupakan milik korban atas nama Safri dan Jamani. Akibatnya, ada empat kepala keluarga yang terdampak kebakaran yang tinggal di dua rumah itu hingga beberapa para penghuni kos.

"Memang rumah dua unit, tapi ada juga kamar kos. Kobaran api memang cukup besar, kami sangat berhati-hati karena banyaknya percikan api dari kabel aliran listrik. Kerugian materi diperkirakan sebesar Rp300 juta," ungkapnya. (gtr)

Editor:arie rh
Sumber:Gatra.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

       
        Loading...    
           
wwwwww