Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
13 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
15 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
20 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
21 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
18 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
17 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Panas di Bekasi Bisa Buat Goreng Kerupuk, Bukan Lebay, Ini Penjelasan LIPI...

Panas di Bekasi Bisa Buat Goreng Kerupuk, Bukan Lebay, Ini Penjelasan LIPI...
Panas di Bekasi Bisa Buat Goreng Kerupuk. (Istimewa)
Kamis, 31 Oktober 2019 14:47 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Seorang wanita yang dikenal bernama Lastri Lestari, menggunggah video dirinya tengah menggoreng kerupuk menggunakan wajan, tanpa kompor di Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Aksi dalam video yang viral 2 hari lalu itu, disebut LIPI memang ilmiah.

Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI, Dr. Rike Yudianti, mengatakan, "hal itu mungkin saja terjadi,".

"Ini seperti mengkonversi energi matahari,” tutur Rike, Rabu (30/10/2019).

Mengingat bahwa wajan yang digunakan Lastri sudah dijemur sekira 6 jam di bawah sinar matahari, maka sangat masuk akal panas terkonduksi dengan baik pada minyak goreng.

"Kuncinya di sini adalah wajan tersebut ditaruh di aspal, di bawah matahari, dalam jangka waktu yang lama yaitu dari jam 9 sampai jam 3,” paparnya.

Terlebih wajan tersebut berbahan aluminium. Rike menjelaskan, almunimium memang "jenis logam penghantar panas yang baik setelah tembaga,".

Sebelumnya, viralnya dijagat maya, aksi Lastri menggoreng kerupuk menggunakan wajan aluminium yang diletakkan di permukaan jalan aspal. Sebelum dituangi minyak goreng, wajan tersebut dibiarkan "berjemur" di bawah sinar matahari sejak ± pukul 21.00 WIB s/d ± pukul 15.00 WIB.

Momentum aksi iseng namun ilmiah itu, menjadi perhatian khalayak di tengah suhu udara di DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk Bekasi, yang terbilang sangat panas dalam beberapa hari belakangan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, DKI Jakarta

wwwwww