Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
16 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
2
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
4 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
3
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
16 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
4
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
13 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
5
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
15 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
6
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
MPR RI
15 jam yang lalu
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Puan Maharani: Tugas Berat Menanti Kapolri yang Baru

Puan Maharani: Tugas Berat Menanti Kapolri yang Baru
Kamis, 31 Oktober 2019 17:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan Kapolri yang baru bakal langsung menghadapi tugas berat.

Salah satunya kata Puan, Kapolri akan langsung disambut sejumlah tantangan, seperti pengamanan pilkada serentak 2020, pencegahan radikalisme, penegakan hukum dan pencegahan aksi terorisme dengan mengedepankan deteksi dini intelijen, serta kejahatan cyber dan kejahatan transnasional.

"Tugas berat menghadang kapolri baru. Tapi melihat rekam jejaknya dan paparan program saat fit and proper test, kita optimis kapolri baru akan bisa mengatasi tantangan-tantangan itu," ujar Puan, Kamis (31/10/2019).

Secara khusus, Puan berharap nakhoda baru Polri bisa memberi perhatian khusus pada kejahatan narkoba yang makin massif dan menyasar generasi muda. 

Kepada Kapolri baru, Puan berpesan, agar segera melakukan konsolidasi internal setelah dilantik oleh presiden.

"Konsolidasi internal penting untuk menyatukan gerak langkah sebagai jiwa korsa menghadapi tantangan yang makin kompleks," tegasnya.

Setelah konsolidasi internal, Puan menyarankan Kapolri baru berkoordinasi dengan penegak hukum lain. "Agar tidak terjadi miskomunikasi yang membuat rakyat bingung," tukasnya.

Ia juga berharap, agar Polri terus meningkatkan kemampuan profesionalnya sesuai perkembangan zaman. "Dan tentu saja harus dekat dengan warga sebagai pengayom masyarakat," pungkasnya.***


wwwwww