Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
Politik
13 jam yang lalu
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
2
DPR Berharap Revisi UU Penanggulangan Bencana Selesai di Masa Sidang saat Ini
DPR RI
9 jam yang lalu
DPR Berharap Revisi UU Penanggulangan Bencana Selesai di Masa Sidang saat Ini
3
Sosok Wasekjen PAN Irvan Herman, Pembela Mumtaz Rais saat Ribut di Pesawat dengan Wakil Ketua KPK
Politik
2 jam yang lalu
Sosok Wasekjen PAN Irvan Herman, Pembela Mumtaz Rais saat Ribut di Pesawat dengan Wakil Ketua KPK
4
Mendagri Minta Kepala Daerah Inovatif Jaga Perekonomian Daerah
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Mendagri Minta Kepala Daerah Inovatif Jaga Perekonomian Daerah
5
Vaksinasi: TNI-Polri Mengkoordinasi Kemenkes, Kemendikbud dan PMI
Kesehatan
8 jam yang lalu
Vaksinasi: TNI-Polri Mengkoordinasi Kemenkes, Kemendikbud dan PMI
6
Murid Sekolah Gratis BAZNAS Raih Medali Olimpiade Matematika Internasional
Pendidikan
6 jam yang lalu
Murid Sekolah Gratis BAZNAS Raih Medali Olimpiade Matematika Internasional
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI

Gatot Dewa Broto Bilang Sah Pelaksanaan 2 November

Gatot Dewa Broto Bilang Sah Pelaksanaan 2 November
Sesemenpora Gatot Dewa Broto (kaos merah) saat menghadiri acara diskusi mencari Ketua Umum PSSI Ideal yang digelar SIWO PWI Pusat.
Jum'at, 01 November 2019 21:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto menilai bahwa pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang digelar di Hotel Shangrila Jakarta, 2 November 2019 sah dan dapat diterima pelaksanaannya.


Menurut Gatot, pelaksanaan KLB tersebut sah setelah sebelumnya Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria pada Oktober lalu menunjukkan surat dari FIFA yang menyatakan bahwa pelaksanaan KLB 2 November sudah diketahui federasi sepak bola dunia itu.

“Kemenpora berpandangan bahwa pelaksanaan KLB PSSI 2 November dapat diterima pelaksanaannya. PSSI sudah menunjukkan copi dokumen surat dari FIFA bahwa pelaksanaan KLB sudah sepengetahuan FIFA, bahkan akan dihadiri oleh perwakilan FIFA,” kata Gatot seperti dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (31/10/2019).

Untuk memastikan bahwa KLB 2 November sah, Kata Gatot, pada 18 Oktober lalu, Kemenpora pun telah bersurat dengan FIFA. Federasi sepak bola internasional itu pun merespons bahwa FIFA akan mengirimkan perwakilannya dalam KLB PSSI.

Dengan demikian, Kemenpora pun menerima rencana PSSI untuk mengadakan KLB dengan mematuhi persyaratan yang tertuang dalam surat rekomendasi Kemenpora tentang KLB.

Surat rekomendasi itu berisikan bahwa KLB PSSI harus sesuai dengan ketentuan Statuta FIFA, UU SKN dan Statuta PSSI.

“Seandainya ada persoalan hukum dalam dan atau akibat KLB, sepenuhnya menjadi tanggung jawab PSSI. Dan pengurus PSSI diminta untuk segera menyampaikan laporan penyelenggaraan KLB PSSI kepada Menpora,” ujar Gatot.

Gatot berharap KLB dapat berlangsung sukses, lancar, demokratis, dan dapat menghasilkan kepengurusan PSSI baru yang reformis serta mampu merespons keprihatinan publik. Tidak hanya terhadap tata kelola manajemen, tapi juga prestasi timnas senior.

Selanjutnya, Gatot mengatakan Menpora Zainudin Amali berencana hadir pada pembukaan KLB, menyusul kedatangan perwakilan FIFA dan AFC yang sudah tiba di Jakarta untuk mengikuti KLB PSSI. ***


wwwwww