Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
17 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
14 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
11 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
16 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
18 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Suplai Blangko e-KTP Terbatas, Disdukcapil Pelalawan Prioritaskan Pemohon Pemula

Suplai Blangko e-KTP Terbatas, Disdukcapil Pelalawan Prioritaskan Pemohon Pemula
Ilustrasi
Jum'at, 01 November 2019 15:03 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diadukcapil) Kabupaten Pelalawan memprioritaskan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) pada pemohon pemula.

Hal ini disebabkan oleh suplai blangko e-KTP dari pusat dibatasi, hanyak 500 keping per bulan.

"Untuk blangko e-KTP itu, kita dapat jatahnya 500 keping sebulan dan diprioritaskan untuk pemohon pemula," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Pelalawan, Nipto Anin melalui Sekretaris, Joni Naidi, Jumat (1/11/2019).

Tidak hanya Kabupaten Pelalawan, keterbatasan blangko e-KTP juga terjadi pada daerah lain di Indonesia. Di Pelalawan, kekurangan blangko sudah terjadi dalam dua bulan terakhir.

"Suduah dua bulan ini keterbatasan blangko e-KTP terjadi. Tidak tahu sampai kapan suplai blangko dari pusat kembali normal. Namun kondisi ini tidak hanya dialami Pelalawan, menyeluruh," tandas Joni Naidi, kepada GoRiau.*


wwwwww