Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
10 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
14 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
14 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
14 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
14 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
14 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Waspada, Ada Pansel Palsu yang Membujuk Calon Direksi dan Dirut Bank Riau Kepri

Waspada, Ada Pansel Palsu yang Membujuk Calon Direksi dan Dirut Bank Riau Kepri
Pj Sekdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie.
Jum'at, 01 November 2019 13:31 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengingatkan agar calon Direksi dan Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri (BRK) untuk waspada terhadap panitia seleksi (pansel) palsu. Bujuk rayu pansel palsu ini mengajak bertemu untuk membahas program kerja dan sebagainya.

Hal itu dikatakan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdapro) Riau, Ahmad Syah Harrofie kepada GoRiau.com, Jumat (1/11/2019). Dimana ia mendapat laporan sudah ada oknum pansel palsu yang mencoba membujuk calon direksi BRK.

"Bujuk rayu pansel palsu ini, melalui telpon dan pesan menggunakan aplikasi whatsapps. Untuk itu kita ingatkan calon direksi untuk waspada adanya pansel palsu atau orang yang mengatasnamakan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau," kata Ahmad Syah.

Pj Sekdaprov juga menegaskan, bahwa pansel calon Komut dan Direksi BRK, tidak akan melayani ajakan bertemu calon pelamar yang lolos seleksi administrasi.

"Kita komitmen untuk menjaga etika sebagai pansel yang independent. Jadi siapa saja calon direksi yang lolos seleksi administrasi tidak bisa mengajak pansel bertemu," tegasnya. ***


wwwwww