Cari Ikan di Perairan Riau Tanpa Izin, Tujuh Kapal Asal Sumatra Utara Ditangkap Polairud Polda Riau

Cari Ikan di Perairan Riau Tanpa Izin, Tujuh Kapal Asal Sumatra Utara Ditangkap Polairud Polda Riau
Petugas saat melakukan pemeriksaan tujuh kapal asal Sumatera Utara di Perairan Panipahan. (foto istimewa)
Sabtu, 02 November 2019 15:11 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Tujuh unit kapal asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, ditangkap Jajaran Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau karena melakukan pencarian ikan tanpa izin di perairan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Dirpolairud Polda Riau, Kombes Pol Badarudin, melalui Kasubdit Gakkumnya, AKBP Wawan Setyawan mengatakan, penangkapan tujuh kapal pencari ikan ilegal itu dilakukan pada hari Kamis (31/10/2019) lalu.

"Tujuh kapal kita tahan. Kita juga mengamankan tujuh orang nahkoda kapal yang berinisial masing-masing Si (46), Ra (60), Su (32), Ru (40), To (56), Rs (40) dan MS (41). Mereka kita tangkap karena melakukan pencarian ikan di daerah Riau tanpa mengantongi Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Riau," kata Wawan kepada GoRiau.com, Sabtu (2/11/2019) siang.

Selanjutnya Wawan menceritakan kronologis penangkapan. Berawal saat tim dari Subdit Hakim Ditpolairud Polda Riau, melakukan penyelidikan di perairan penimpahan. Saat itu pihaknya menemukan tujuh kapal yang sedang mencari ikan.

"Saat diperiksa dokumennya, mereka hanya mengantongi SIPI dari Pemda Provinsi Sumatera Utara. Seharusnya kalau mau menangkap ikan di perairan Riau mereka harus memiliki SIPI dari Pemda Riau, kalau SIPI Sumatra Utara itu hanya berlaku disana," lanjut Wawan.

Karena tidak memiliki SIPI tujuh kapal itu digiring petugas ke Pos Polairud Penimpahan. Adapun tujuh kapal yang diamankan adalah, KM Asahan Jaya, KM Sean, KM Savio, KM Hasil, KM Cahaya Laut 88, KM Gemilang, dan KM Lautan Rezeki.

"Mereka dipersangkakan melanggar Pasal 100 Jo Pasal 7 ayat 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan," tutup Wawan. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

GoNews Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru Lalu Amankan Tiga Pucuk Senpi dan Ratusan Peluru di Kuansing
GoNews Sisir Tempat Maksiat, Polda Riau Turunkan Satu Pleton Brimob
GoNews Obok-obok Queen Club Pekanbaru, Kapolda Riau Sikat Karyawan Pengedar Pil Ekstasi Gambar Kodok
GoNews Dianiaya Massa, Anggota Brimob Polda Riau Meninggal di Papua, Begini Kronologis Kejadiannya
GoNews Hendak ke Pos Masjid At Taqwa, Anggota Brimob Polda Riau Meninggal Dikeroyok Massa di Papua
GoNews Serang Polisi Pakai Ketapel Panah, Terduga Teroris di Siak Ditembak
GoNews Densus 88 dan Polda Riau Amankan Lima Terduga Teroris, Satu Diantaranya Ditembak Petugas di Siak
GoNews Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polda Riau Perintahkan Seluruh Polres di Riau Perketat Penjagaan
GoNews Pria di Rohil Ini Habisi dan Tenggelamkan Temannya Sendiri
GoNews Dipanggil Berulang Kali tak Menjawab, Pria di Rohil Ini Ternyata Sudah Pergi Selamanya
GoNews Kombes Bhirawa Dimutasi ke Mabes Polri, Dirlantas Polda Riau Diganti Kombes Pringadi
GoNews Polda Riau Pastikan Kasus Korupsi Miliaran Dana Hibah Tahun 2012 di Bengkalis Terus Bergulir
GoNews Siap Membunuh, Warga Rohil Ini Jilat Darah Korbannya yang Ada di Pisau
GoNews Polri Perkuat Pengetahuan Bermedia Sosial, Divhumas Polri: Jika Mau Membersihkan Masyarakat Kita Harus Paham Dulu
GoNews Antisipasi Banjir, Ditpolairud Polda Riau Periksa Saluran Air di Sungai Siak
GoNews Brigjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan Jadi Wakapolda Riau
GoNews Kapolda Riau Jadi Guru Matematika di Sekolah Beralas Tanah di Pelosok Kampar
GoNews Polda Riau Targetkan Bulan Depan 68 Kasus Karhutla Sudah Diserahkan ke Kejaksaan
wwwwww