Putri Ayudya

Berani Menolak

Berani Menolak
Senin, 04 November 2019 18:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sudah menjadi tradisi dan kebiasaan produser dan sutradara film Indonesia, kalau seorang aktor dianggap sukses memainkan peran, selanjutnya si aktor akan dicecar peran antagonis terus atau sebaliknya. Agar tidak menjadi stereotip, seorang aktor harus berani menolak apabila peran yang disodorkan selalu monoton.

Setidaknya itu dilakukan Putri Ayudya. "Saya akan menolak apabila peran yang disodorkan saya rasakan monoton. Dan, seorang aktor harus berani menolak, kalau memang kepengin maju," ujar Putri Ayudya usai nobar film Ratu Ilmu Hitam di bioskop XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan. Senin (4/11/2019). 

Apalagi Putri Ayudya sudah membuktikan kualitas permainannya dengan diganjar Piala Citra pada Festival FIlm Indonesia 2018 lewat film Kafir.

Meski ia beberapa kali main Film horor, namun Putri selalu mendapat peran yang berbeda. "Setiap peran yang saya mainkan, pasti berbeda. Karena, saya nggak mau terjebak di satu peran saja," tegas Putri

Agar peran yang disodorkan oleh sutradara maupun produser selalu berbeda, Putri selalu berusaha tampil maksimal. Dengan demikian, sang produser akan memaham jika menolak perani. "Kalau kita menunjukkan kualitas main dan menjelaskan kalau kita nggak mau terjebak di satu peran. Pasti orang juga memahaminya," pungkas Putri Ayudya. ***


       
        Loading...    
           
wwwwww