Truk Bermuatan Kayu Balok Terbalik di Dharmasraya, Satu Pekerja Tewas Tertimpa

Truk Bermuatan Kayu Balok Terbalik di Dharmasraya, Satu Pekerja Tewas Tertimpa
Truk Colt bermuatan kayu yang terbalik di jalan perkebunan sawit, tepatnya di Satuan Pemukiman (SP) 8 Kecamatan Timpeh, Minggu (3/11/2019). (foto: ist/eko pangestu)
Selasa, 05 November 2019 06:53 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Satu unit truk Colt Diesel tanpa plat nomor bermuatan kayu balok yang diduga hasil ilegal logging terbalik di jalan perkebunan sawit, tepatnya di Satuan Pemukiman (SP) 8 Kecamatan Timpeh, Minggu (3/11/2019) malam sekitar sekitar pukul 18.50 WIB.

Akibatnya tumpahan kayu balok dari truk tersebut menimpa dua pekerja pembalakan hutan. Satu di antaranya, Soleman (43 tahun), warga Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, tewas di tempat kejadian.

Sedangkan seorang pekerja lainnya, Beni (25 tahun), warga Timpeh Kampung, Kecamatan Timpeh, mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh untuk mendapatkan pertolongan.

Beni yang baru bekerja satu hari, harus dirawat di ruangan ICU karena mengalami luka memar di bagian tubuh serta bagian kaki akibat benturan benda keras, bahkan dada pria satu anak itu terasa sesak.

Kepada awak media, Beni mengatakan, pada Senin itu, sebelum kejadian ia bersama Soleman menumpang di atas truk bermuatan kayu balok tersebut. Saat melewati jalan SP 8, ban truk sebelah kiri terbenam jalan lunak, sehingga truk oleng dan langsung terjungkal ke jurang.

"Alhamdulillah saya selamat karena saat jatuh saya terguling masuk ke dalam lubang. Sedangkan, teman saya Soleman dihantam kayu balok di bagian kepala, dan akhirnya tewas di tempat kejadian," kata Beni.

"Sebenarnya kami satu kelompok ada lima orang yang bekerja mengambil kayu di kawasan hutan RKI Kecamatan Timpeh. Jenis kayu yang diambil bermacam- macam, seperti kayu meranti dan kayu merah.

"Kayu tersebut hasil ilegal logging, dan puluhan orang bekerja di sana mengambil kayu dengan mesin sinso," terangnya.

Saat ditanya siapa pemilik kayu balok tersebut, Beni mengaku tidak tahu namanya, namun kabarnya berasal dari Surabaya. Dirinya hanya diminta bekerja oleh seseorang berinisial OI.

"Saya hanya disuruh mengambil kayu, dan upahnya cukup untuk menghidupi keluarga. Saya tidak tau nama pemiliknya, teman-teman saya bilang dia tinggal di Surabaya, Jawa Timur," pungkasnya.

Beni mengaku, puluhan kubik kayu berbagai jenis tersebut akan dibawa ke sawmil yang ada di Kecamatan Sitiung.

"Kayu ko rencana ka dibawok ke salah satu sawmil di Kecamatan Sitiung, Pak," kata Beni sambil meringis kesakitan.

Peristiwa kecelakaan truk bermuatan kayu diduga ilegal logging yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia itu kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(ep)


       
        Loading...    
           
wwwwww