PAN Sayangkan Menag yang Sengaja Lempar Isu Cadar- celana Cingkrang

PAN Sayangkan Menag yang Sengaja Lempar Isu Cadar- celana Cingkrang
Rabu, 06 November 2019 10:34 WIB
JAKARTA - PAN menyayangkan pernyataan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi yang sengaja melempar isu larangan cadar-celana cingkrang untuk menjadi gaung bagi masyarakat.

PAN menilai Fachrul sebagai pejabat publik seharusnya tidak membuat pernyataan kontroversial yang menimbulkan kegaduhan.

"Pernyataan Menteri Agama itu tentu sangat disayangkan. Pasalnya, pejabat publik semestinya berupaya dan bekerja keras untuk menciptakan suasana teduh dan nyaman di tengah-tengah masyarakat. Bukan malah sebaliknya, sengaja melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang menimbulkan kegaduhan dan ketidakteduhan," kata Wakil Ketua F-PAN DPR Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Rabu (6/11/2019).

Saleh menilai Fachrul kurang kerjaan jika memang sengaja melontarkan isu soal cadar dan celana cingkrang itu. Menurutnya, ada banyak urusan penting di Kemenag yang perlu perhatian dan penanganan serius, seperti urusan haji hingga kerukunan umat beragama.

"Semestinya, seorang menteri lebih banyak bekerja daripada bicara. Dia harus membuktikan ada inovasi baru dalam menata Kementerian Agama. Di samping itu, pemberdayaan seluruh perangkat ASN Kemenag perlu ditingkatkan untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," ujar Saleh.

"Kementerian Agama ini termasuk kementerian besar. Karena tidak termasuk dalam ranah otonomi daerah, seluruh perangkat yang ada di kabupaten/kota dan provinsi bertanggung jawab ke Menteri. Tentu tidak mudah mengonsolidasikan dan memberdayakannya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Saleh mengatakan isu yang disampaikan Fachrul tidak berdampak positif di masyarakat. Ia khawatir jika hanya sibuk membuat isu kontroversial, tugas-tugas Fachrul sebagai Menag justru akan tertinggl.

"Kalau sibuk dengan bikin isu kontroversial, dikhawatirkan akan tertinggal tugas pokok yang diamanahkan. Lagian, rasanya wacana dan narasi yang disampaikan tidak akan berimbas positif, bahkan sebaliknya, ada sekelompok masyarakat tertentu yang merasa dirugikan dan merasa tidak nyaman," tutur Saleh. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

       
        Loading...    
           
wwwwww