Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
19 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
20 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
18 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
19 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
19 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Saat Buka Kongres NasDem, Surya Paloh Sindir Partai Sok Pancasilais Tapi Ogah Bersalaman

Saat Buka Kongres NasDem, Surya Paloh Sindir Partai Sok Pancasilais Tapi Ogah Bersalaman
Sabtu, 09 November 2019 12:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyindir parpol yang merasa paling Pancasilais. Menurut Surya, parpol yang merasa paling Pancasilais itu hanya bisa menyodorkan klaim karena perbuatannya tidak selaras dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Surya menyatakan hal itu saat berpidato pada pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/11).

Di hadapan sekitar delapan ribu kader Partai NasDem, bos Media Group itu menyebut partai yang sok Pancasilais justru memiliki sifat memecah belah dan tak mau berangkulan ataupun bersalaman dengan teman sendiri.

"Semua penuh kecurigaan maka makin jauh dari nilai Pancasila. Mengaku Pancasila sebagai pegangan, way of life. Mengakunya partai nasionalis, Pancasilais, buktikan saja," ujar Surya tanpa menyebut nama parpol yang jadi sasarannya.

Mantan politikus Golkar itu menambahkan, rakyat membutuhkan pembuktian partai mana yang menjalankan nilai-nilai Pancasila. "Kalau partai melakukan sinisme, propaganda kosong, pasti bukan partai Pancasila itu," tegasnya.

Lebih lanjut Surya mengatakan, partai Pancasilais harus rendah hati dan mau merangkul semua pihak. Jika sebaliknya, katanya, maka partai yang mengaku Pancasilais itu sama saja menggadaikan nama Proklamator RI Bung Karno.

"Kalau Nasdem mau dikenal sebagai partai Pancasilais, rendah hati. Rangkul teman, salam teman. Tawarkan pikiran bersama teman. Jangan musuhi teman. Bisa menangis proklamator bangsa ini," ucapnya.

Surya juga mengingatkan para kader NasDem tidak menganggap parpol lain yang berseberangan sebagai musuh. "Enggak mau gandeng tangan itu bukan Indonesia sejati. Buang purbasangka pikiran. Kalau enggak mau bantu jangan hina lain," tandas Paloh.***


wwwwww