Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Peristiwa
24 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
2
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Kesehatan
22 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
3
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
Umum
1 jam yang lalu
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
4
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
11 menit yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Solar Langka, Ternyata karena Alokasi untuk Sumbar Turun 9 Persen

Solar Langka, Ternyata karena Alokasi untuk Sumbar Turun 9 Persen
Solar di salah satu SPBU di kawasan Alai Timur tampak habis. (foto: Andri/Langkan.id)
Senin, 11 November 2019 19:03 WIB
PADANG - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar mulai susah ditemukan di Kota Padang, Sumatera Barat. Antrian panjang pun terjadi di sejumlah SPBU bahkan menyebabkan.

Dikutip dari Langkan.id, pantauan di SPBU Pasar Ambancang Kuranji, antrian mencapai 1 kilometer. Antrian panjang didominasi bus dan truk.

Area Sales Branch Manager Pertamina Padang Arwin Nugraha mengatakan, ada 2 faktor utama yang menyebabkan kelangkaan solar.

Yakni karena alokasi BBM solar untuk Sumbar tahun ini turun 9 persen dibandingkan 2018.

"Sumbar hanya mendapat jatah kuota BBM solar sebesar 392 ribu kiloliter. Sementara penyaluran hingga 31 Oktober 2019 over 12 persen," ujarnya Senin 11 November 2019.

Faktor kedua, kata dia, banyak konsumen truk industri yang membeli solar subsidi. Padahal dilarang menggunakan solar subsidi seperti yang telah diatur dalam Perpres.

"Dua faktor ini yang membuat solar langka,” ujarnya.

Pertamina mengaku telah bertemu dan menggelar rapat bersama dengan Pemprov Sumbar. Salah satu solusinya adalah dengan menambah kuota BBM solar.

Ia mengatakan, akan mengusahakan untuk kuota solar sama dengan 2018. Sehingga tidak terjadi lagi kelangkaan. (madi/Lkn)

Editor:arie rh
Sumber:Langkan.id
Kategori:Sumatera Barat, Ekonomi, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww