Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
23 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
15 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
3
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
22 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
23 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
17 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Politik
22 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Warga Lubuk Sikaping Pasaman Resah, Ternaknya Mati Dimangsa Harimau

Warga Lubuk Sikaping Pasaman Resah, Ternaknya Mati Dimangsa Harimau
ilustrasi. (foto: internet)
Senin, 11 November 2019 10:16 WIB

PASAMAN - Masyarakat di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) resah karena akhir-akhir ini sejumlah ternak di lingkungan mereka mati diserang predator. Pihak BKSDA Pasaman menduga predator yang menyerang ternak warga itu adalah harimau Sumatera.

"Dari jejaknya, kita perkirakan harimau Sumatera," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan seperti dilansir Detik.com, Ahad (10/11/2019).

Dia mengatakan, ada empat ternak warga yang mati akibat serangan harimau. Pihak BKSDA pun membuat sejumlah langkah antisipasi agar harimau Sumatera tersebut tidak kembali menyerang ternak.

"Ada empat ternak warga yang mati," tuturnya.

Salah satu warga, Anton, mengatakan, masyarakat setempat merasa diteror usai sejumlah ternak mati. Dia mengatakan, kambing miliknya juga mati akibat serangan harimau tersebut.

"Warga kami sudah merasa diteror. Sudah beberapa ternak yang mati. Kambing saya juga ikut mati," ujar Anton.(dtc)

Editor:arie rh
Sumber:Detikcom
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww