Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
11 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
2
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
11 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
3 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
2 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
23 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
6
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
3 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Medsos Calon ASN Dipantau, Kemanpan-RB Pastikan Tolak jika Ada Postingan Anti NKRI dan Pancasila

Medsos Calon ASN Dipantau, Kemanpan-RB Pastikan Tolak jika Ada Postingan Anti NKRI dan Pancasila
Dok. Kompas
Selasa, 12 November 2019 21:24 WIB
JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memastikan, peserta tes CPNS yang memosting anti-NKRI dan Pancasila di media sosial (medsos) tidak akan diluluskan.

Usai penandatanganan bersama dengan 12 kementerian dan lembaga negara di Hotel Grand Sahid Jakarta, Selasa (12/11/2019, Sekretaris Kemenpan-RB, Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, "Pokoknya anti-NKRI, (anti) Pancasila, tidak lolos,".

Dilansir dari Kompas.com, sebelum pelaksanaan tes CPNS, Kemenpan-RB sudah meminta Polri untuk membantu proses 'screening' peserta CPNS. Salah satunya, yakni menyasar pada Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Kemanpan-RB menilai, faktor hasil penelusuran SKCK juga menjadi pertimbangan lolos tidaknya peserta CPNS.

"Lalu di dalam tes SKB (seleksi kompetensi bidang), itu diharapkan masing-masing instansi melakukan penelusuran rekam jejak para calon dengan berbagai cara, salah satunya pemantauan medsos," kata Dwi.***

Editor:Muhammad Dzulfikar
Sumber:Kompas.com
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww