Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
2
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
15 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
3
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
13 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
4
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
14 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
5
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
Hukum
18 jam yang lalu
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
6
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Nasional
17 jam yang lalu
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Wakil Ketua DPR: Butuh Peran Semua Pihak Berantas Terorisme

Wakil Ketua DPR: Butuh Peran Semua Pihak Berantas Terorisme
Rabu, 13 November 2019 17:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Aksi teror yang terjadi pagi tadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, menunjukan bahwa terorisme dan radikalisme di Indonesia masih belum tuntas sepenuhnya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Azis Syamsuddin kepada wartawan, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Menurutnya, perlu kesadaran bersama untuk mencegah dan menumpas terorisme sampai ke akar-akarnya.

"Implementasi Pasal 43A ayat (3) UU Terorisme bukanlah semata menjadi tanggung jawab POLRI, BIN, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Masyarakat juga wajib berperan aktif untuk melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar, terorisme adalah musuh kita bersama," kata Azis.

Terkait aksi bom bunuh diri yang melukai empat polisi di Polrestabes Medan, Azis mengutuk keras aksi tersebut.

"Saya mengutuk keras. Aksi terorisme yang dilakukan oleh siapapun adalah aksi yang tidak dibenarkan agama manapun," kata Azis.

Azis mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, dirinya melihat gerakan terorisme di Indonesia sudah bertransformasi dari berjamaah ke aksi individual.***


wwwwww