Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
12 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
7 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
6 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
8 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
7 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

PSM Belum Mampu Patahkan Tren Negatif

PSM Belum Mampu Patahkan Tren Negatif
Sabtu, 16 November 2019 20:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BALIKPAPAN - PSM Makassar kalah dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 pada laga lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019, Kamis (14/11) di Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur. Peluang PSM mencuri poin sirna setelah penalti Marc Klok di menit-menit akhir digagalkan penjaga gawang Persebaya, Miswar Saputra. 

Hasil ini menambah catatan minor laga tandang tim Juku Eja. Dari 13 partai away yang dijalani, PSM sudah 10 kali kalah dan 3 kali meraih hasil imbang.

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic menyayangkan kegagalan penalti anak asuhnya. Baginya, kegagalan itu bukan bagian dari permainan bagus Persebaya atau permainan buruk PSM.

"Kita kurang beruntung. Sayangnya kita tidak mencetak gol penalti itu, yang bisa membuat kita meraih hasil imbang," kata Kalezic.

Menurut dia, PSM sebetulnya menguasai pertandingan. Hanya saja Persebaya lebih memaksimalkan peluang.

"Saya kira kita menguasai pertandingan di babak pertama. Membuat peluang dari Rizky dan Ferdinand. Sementara satu tendangan Persebaya yang mengarah ke gawang kami langsung jadi gol. Tapi setelah itu kami berhasil menyamakan kedudukan," jelas Kalezic.

Sementara, terkait dua gol Persebaya di babak kedua, menurut Kalezic murni kesalahan dari pemain bertahan PSM. "Persebaya memanfaatkan kesalahan pertahanan dan mencetak gol," pungkasnya. ***


wwwwww