Seasoldier - Sampoerna Ajak Masyarakat Memilah Sampah Lewat Program #BersihkanWarungku

Seasoldier - Sampoerna Ajak Masyarakat Memilah Sampah Lewat Program #BersihkanWarungku
Relawan Seasoldier dan perwakilan Sampoerna foto bersama Camat Teluk Mengkudu, Romian Parulian Siagian didampingi Kades Sialang Buah, Rosmiati Panjaitan dan Perwakilan dinas lingkungan hidup, Mulyanto, Kab. Sergai, Provinsi Sumatera Utara.
Sabtu, 16 November 2019 11:23 WIB
Penulis: Sugi
JAKARTA - Yayasan Seasoldier Prajurit Laut (Seasoldier) bekerja sama dengan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) menggelar program #BersihkanWarungku dan bersih pantai yang diselenggarakan serentak di 30 warung dan 6 pantai di 14 titik yang tersebar di seluruh Indonsia.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan di Objek wisata Pantai Sialang Buah Indah, Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (16/11/2019) pagi.

Inisiatif ini adalah bentuk aksi nyata pegiat lingkungan yang tergabung dalam organisasi Seasoldier berkolaborasi dengan pelaku industri dalam menanggapi pernyataan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang kondisi Indonesia yang sedang darurat sampah plastik.

Permasalahan sampah di Indonesia dapat ditanggulangi bukan hanya melalui sosialisasi untuk membuang sampah pada tempatnya, melainkan juga upaya perbaikan dalam aspek sistem pengelolaannya.

Riset Analisis Arus Limbah tahun 2017 yang dipaparkan lembaga Sustainable Waste Indonesia mengungkapkan bahwa 24 persen sampah di Indonesia masih tidak terkelola.

Sebagai kampanye pelestarian lingkungan, program #BersihkanWarungku bertujuan untuk melakukan edukasi pemilahan dan daur ulang sampah kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk pedagang maupun pengunjung warung dan pantai.

“Era sekarang, kan era-nya kolaborasi, karena sudah harus bergeser nih, dari sekedar memberikan awareness lalu menjadikannya impactful. Dengan menaruh tanggung jawab kepada semua pihak, artinya semua memiliki peran. Semoga berjalan dengan baik, sebisa mungkin kita mengemasnya dengan ringan dan fun.” tutur Dinni, co-founder Seasoldier.

Selaras dengan Seasoldier, Kepala Hubungan Daerah dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sampoerna, Ervin Laurence Pakpahan mengatakan bahwa upaya melestarikan lingkungan adalah tanggung jawab setiap orang.

“Upaya kami dalam melestarikan lingkungan diwujudkan melalui program peningkatan kesadaran masyarakat agar bertanggung jawab atas sampah. Komitmen ini merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap pemerintah dalam mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan. Menurut kami, keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, termasuk pihak swasta, pegiat lingkungan, dan seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Ervin.

Program #BersihkanWarungku sejalan dengan kampanye #SayaAjaBisa dan #PuntungituSampah yang diperkenalkan Sampoerna sejak 2013 di bawah payung program keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia.

Kampanye tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak negatif yang timbul dari sampah pasca-konsumen, melalui upaya membangun kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, termasuk puntung rokok. Selain sosialisasi, Sampoerna juga turut membagikan asbak portable secara khusus kepada perokok dewasa untuk menyimpan sampah puntung jika belum menemukan tempat pembuangan yang sesuai.
Rangkaian program

#BersihkanWarungku dan bersih pantai kali ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan bagi para pemilik warung dan masyarakat untuk memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Setelah itu, warung-warung tersebut akan difasilitasi tempat sampah terpilah sebagai langkah awal. Dalam kerja sama ini, Seasoldier dan Sampoerna berkolaborasi dengan bank sampah setempat untuk menampung sampah yang telah dipilah agar kembali memiliki nilai ekonomis.

Selama November 2019, Seasoldier dan Sampoerna akan melakukan roadshow bersih pantai di Kawasan Pantai Marunda Jakarta, Pantai Nambangan Perak Surabaya, Pantai Seminyak Bali, Pantai Ampenan Lombok, Bangsring Underwater Banyuwangi, serta Pantai Cermin Medan.

Bersih pantai tersebut terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mengambil peran dan belajar memilah sampah.

“Menurut saya kerjasama ini baik sekali, sebuah komitmen juga karena ada 30 warung di 14 kota yang akan menjadi contoh. Terkadang hal yang kecil dan sederhana, sulit untuk terlihat. Namun, sesuatu yang kecil jika dilakukan bersama-sama pasti akan menghasilkan perubahan.” tutup Nadine Chandrawinata, selaku Founder dari Seasoldier.

Tentang Yayasan Prajurit Laut Seasoldier

Diprakarsai oleh Nadine Chandrawinata dan Dinni Septianingrum pada 28 Maret 2015, Seasoldier merupakan sebuah gerakan untuk menyebarkan virus ramah lingkungan yang berkomitmen terhadap diri sendiri.

Dengan memanfaatkan media sosial menggunakan tagar #Seasoldier dan #Brani yang mengajak orang lain terutama generasi muda untuk menerapkan sikap dan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan yang dapat dimulai dari diri sendiri.

Gerakan ini berkembang melalui aksi nyata di lapangan yang mengangkat isu-isu lingkungan di berbagai daerah. Gerakan ini resmi menjadi yayasan pada tahun 2018 dan 14 regional yang tersebar di seluruh Indonesia ditetapkan pada Musyawarah Nasional pertama di tahun 2019.

Selain mengangkat isu lingkungan di daerahnya masing-masing, setiap regional juga menjalankan 4 program utama Seasoldier, yaitu #BersihkanWarungku, #DolphinSoldier (edukasi mengenai habitat asli lumba-lumba), Penanaman Mangrove, dan Penanaman Pohon,"pungkasnya

Tentang PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) Didirikan pada tahun 1913, Sampoerna – yang merupakan afiliasi PT Philip Morris Indonesia dan bagian dari Philip Morris International Inc. – adalah perusahaan tembakau terkemuka di Indonesia, dengan kegiatan utama berfokus pada produksi dan penjualan rokok kretek.

Perusahaan memproduksi sejumlah merek rokok kretek yang terkenal seperti Sampoerna A, Raja Kretek legendaris Dji Sam Soe, Sampoerna U, dan Sampoerna Kretek. Perusahaan juga mendistribusikan merek rokok Marlboro di seluruh Indonesia melalui perjanjian distribusi jangka panjang dengan PT Philip Morris Indonesia.

Sampoerna mengoperasikan tujuh pabrik di Pulau Jawa dan bekerja sama dengan 38 Mitra Produksi Sigaret, dengan total tenaga kerja – langsung maupun tidak langsung – sekitar 65.000 karyawan, yang sebagian besar bekerja di lini produksi Sigaret Kretek Tangan. Sampoerna mendistribusikan produknya melalui 114 kantor area penjualan dan distribusi di seluruh Indonesia.

Sampoerna merupakan salah satu emiten berkapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Saham Sampoerna diperdagangkan dengan kode saham “HMSP.”

Editor:Fatih
Kategori:GoNews Group, Umum

wwwwww