Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
MPR RI
23 jam yang lalu
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
2
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
21 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
3
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
12 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
4
Demo, Peternak Ayam Petelur di Banyumas Ngaku Diperas Oknum Polisi Rp90 Juta
Hukum
22 jam yang lalu
Demo, Peternak Ayam Petelur di Banyumas Ngaku Diperas Oknum Polisi Rp90 Juta
5
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
Politik
23 jam yang lalu
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
6
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Kesehatan
21 jam yang lalu
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemko Pariaman Gelar "Malamang" Massal

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemko Pariaman Gelar Malamang Massal
Para ibu-ibu di Kota Pariaman pada kegiatan malamang massal, Rabu (27/11/2019). (foto: humas/covesia.com)
Rabu, 27 November 2019 19:09 WIB
PARIAMAN - Untuk mengangkat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, menggelar iven "Malamang Massal" yang bertempat di Rumah Tabuik Subarang di kota tersebut, Rabu (27/11/2019).

"Malamang adalah kearifan lokal dan budaya kota ini. Jadi harus kita angkat lagi ke permukaan, sebab budaya ini tidak begitu dikenal lagi masyarakat," kata Walikota Pariaman, Genius Umar, Rabu (27/11/2019) seperti dikutip dari Covesia.com.

Lanjut Genius, sebenarnya masih ada desa dan kelurahan yang masih melestarikan "malamang" ini setiap tahunnya. Namun itu tidak banyak lagi yang melestarikannya.

"Untuk itu, makanya kami akan mengangkat malamang ini menjadi sebuah ivent budaya yang akan dilaksanakan setiap tahunnya di Kota Pariaman," sebut Genius.

Dikatakan Genius, kegiatan malamang massal kali ini, baru pertama kalinya dilakukan oleh Pemerintah Kota Pariaman.

Genius menyebutkan, sekilas sebenarnya malamang atau memasak lemang ini, tidak ada yang istimewa. Namun karena "malamang" adalah makanan khas Pariaman dan harus dilestarikan.

"Yang biasanya dilakukan di saat hari-hari tertentu, seperti hari Maulid Nabi dan acara selamatan," katanya.

Genius juga menjelaskan, malamang yaitu, memasak suatu adonan beras ketan putih dan santan yang dimasukkan ke dalam bambu yang sebelumnya sudah dialasi dengan daun pisang di dalamnya. Kemudian di bakar di atas bara api.

Genius juga katakan, selain tradisi, namun memasak lemang hari ini sekalian untuk menyambut kunjungan Walikota Taiping, Perak, Malaysia, Omar Bin Saad.(per/don/cvs)

Editor:arie rh
Sumber:covesia.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Sumatera Barat
wwwwww