Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
6 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
11 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
10 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
10 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
10 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
10 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

MPR Persilahkan Netizen Beri Masukan Rencana Amandemen UUD 1945

MPR Persilahkan Netizen Beri Masukan Rencana Amandemen UUD 1945
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Jazilul Fawaid. (Foto: Zul/GoNews.co)
Rabu, 27 November 2019 21:44 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Jazilul Fawaid, mempersilahkan netizen (warga net) untuk memberi masukan terkait rencana menghidupkan kembali Haluan Negara yang dahulu dikenal sebagai GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara).

Jazilul menjelaskan, saat ini MPR tengah menyiapkan Pokok-Pokok Haluan Negara untuk ditetapkan sebagai pijakan visi pembangunan berkelanjutan bangsa Indonesia. Agenda ini, juga merupakan rekomendasi resmi dari MPR periode sebelumnya.

"Kalau warganet mau menyampaikan aspirasi terkait Haluan Negara, kita terbuka," ujar Jazilul dalam acara 'Netizen Jakarta Ngobrol Bareng MPR RI' di Hotel Veranda, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).

Rekomendasi MPR periode lalu itu, papar Jazilul, terkait dengan Amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang termasuk didalamnya agar dimasukkan apa yang disebut Pokok-Pokok Haluan Negara.

Sejak mengemuka di publik, rencana amandemen UUD 1945 ini telah memunculkan berbagai pandangan. Termasuk isu-isu perubahan masa jabatan presiden.

Dalam upaya serap aspirasi, Jazilul juga meminta respon ratusan netizen yang hadir terkait isu perubahan masa jabatan periden itu.

Pertanyaan berbunyi, "setuju nggak kalau masa jabatan presiden jadi 8 tahun?", "Setuju nggak kalau masa jabatan presiden maksimal 3 periode?" ditanyakan langsung oleh politisi PKB ini kepada netizen.

Dan sejauh mata mencermati, tak satupun dari ratusan netizen yang hadir menyatakan "setuju,".

"Nggaaaaak....!" jawab netizen riuh.

Dalam kesempatan ini, Jazilul juga menyampaikan rasa terima kasihnya, pada netizen yang telah berkomitmen bersama dengan MPR RI untuk bersama-sama membumikan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI.

"Saya harap netizen terus membantu dalam membuat konten-konten positif tentang negara kita, tentang MPR, tentang 4 Pilar MPR RI," kata Jazilul.

Usai gelaran acara, Jazilul menyampaikan, upaya merangkul netizen dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam 4 Pilar perlu untuk dioptimalkan.

Dalam bahasa Jazilul, "aktivis dunia maya" ini perlu diperkuat perannya karena dunia maya adalah dunia tersendiri yang memiliki impact besar disamping eksistensi aktivis-aktivis yang lain.


wwwwww