Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
10 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
Politik
20 jam yang lalu
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
4
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi 'Online' Jadi Perusahaan Transportasi
Politik
18 jam yang lalu
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi Online Jadi Perusahaan Transportasi
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
Hukum
18 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Peristiwa
17 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bukan Bom, Ledakan di Monas Bersumber dari Granat Asap, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Bukan Bom, Ledakan di Monas Bersumber dari Granat Asap, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
Ilustrasi Granat Asap: alamy.com
Selasa, 03 Desember 2019 13:02 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan ledakan di Monas bersumber dari granat asap.

"Ini granat asap yang meledak. Barangnya dari mana, sedang kami dalami," kata Gatot kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).

Ia menjelaskan, granat asap bisa dimiliki pasukan pengendalian massa (Dalmas) Polri, yang biasa dijadikan kelengkapan dalam giat pengamanan aksi massa.

Untuk granat asap yang meledak di Monas ini, kata Gatot, "kami belum tahu ini asalnya dari mana, kami akan dalami nanti,".

Sementara itu, kedua korban dari ledakan yang terjadi Senin (3/12/2019) pagi tadi itu, yakni Serka Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf masih dalam penanganan medis.

Serka Fajar Arisworo dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena luka yang cukup berat. Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono menyatakan, "kemungkinan tangan kirinya agak parah karena pada saat memegang granat asap menggunakan tangan kiri Kondisi sekarang sadar,".***


wwwwww