Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
5 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
6 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
6 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
Ekonomi
7 jam yang lalu
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
Home  /  Berita  /  GoNews Group
SEA Games XXX Filipina 2019

Puspa Arum Sari Pembuka Emas di Pencak Silat

Puspa Arum Sari Pembuka Emas di Pencak Silat
Selasa, 03 Desember 2019 20:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SUBIC - Pesilat wanita Indonesia, Puspa Arum Sari tampil sebagai pembuka medali emas pencak silat SEA Games XXX yang digelar di Subic Bay Exebition Centre, Filipina, Selasa, 3 Desember 2019.

Tampil di nomor seni tunggal putri, Pisa Arum Sari sempat gugup. Namun, dia mampu menutupinya dengan menampilkan gerak-gerakan indah yang memukai penonton. Dia mendapat penilaian tertinggi 467 dari 8 pesilat putri yang tampil di nomor tersebut.

Medali perak direbut pesilat tuan rumah Filipina, Mary Francine dengan mengantongi 454 poin sedangkan medali perunggu jatuh ketangan pesislat Brunai Darussalam, Anisah Najihah dengan mengantongi 451 poin. "Tadinya saya sempat gugup saat tampil, Tapi, saya bisa mengatasinya dengan baik," kata Puspa Arum Sari yang ditemui usai tampil.

Menurut Puspa Arum, perasaan gugup itu muncul karena melihat pesilat puta Indonesia yang tampil cukup bagus tetapi mendapat hasil penilaian sangat mengecewakan.

"Semua itu terjadi karena melihat kekecewaan yang dialami pesilat putra dalam masalah penilaian. Untung saja, para pelatih menenangkan dan membuat saya lebih tenang dalam penampilan," jelasnya.

"Ternyata tampil dengan keikhlasan bisa menghasilkan prestasi terbaik. Terus terang, saya merasa senang bisa menjadi peraih medali emas pertama dari cabang pencak silat dan saya juga berdoa semoga teman-teman lainnya bisa meraih hasil yang sama," tambahnya. ***


wwwwww