Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
17 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
Politik
24 jam yang lalu
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
4
Soal Kalung Corona, Waka DPD Minta Kementan Fokus Urusi Ketahanan Pangan
Politik
23 jam yang lalu
Soal Kalung Corona, Waka DPD Minta Kementan Fokus Urusi Ketahanan Pangan
5
Revisi UU Pemilu, 'Ada Penumpang' di Ambang Batas Parlemen
DPR RI
19 jam yang lalu
Revisi UU Pemilu, Ada Penumpang di Ambang Batas Parlemen
6
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
Ekonomi
17 jam yang lalu
Berangkatkan 43 Ribu PMI, BP2MI Masih Koordinasi dengan Kemenaker dan Gugus Tugas Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pelajar SMP Ini Ketahuan 14 Kali Mencuri Perhiasan Senilai Rp90 Juta

Pelajar SMP Ini Ketahuan 14 Kali Mencuri Perhiasan Senilai Rp90 Juta
Rabu, 04 Desember 2019 14:23 WIB
BANYUWANGI - MPA (14) seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VIII di Kecamatan Muncar melakukan tindakan kriminal dengan mengambil barang bukan miliknya. Barang tersebut berupa perhiasan berbagai model.

Perhiasan itu diambil dari 11 lokasi berbeda. Nilainya cukup fantastis dengan total Rp 90 juta.

“Kasus ini berhasil diungkap pada 26 November 2019, bahwasanya ada seorang anak di kecamatan melakukan tindakan 363 dengan memasuki rumah warga tanpa ijin, mengambil 13 jenis perhiasan dan dua HP nilainya Rp 90 juta,” ungkap Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin, Selasa (3/12/2019).

Kasus ini, kata Arman, diungkap dari dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda. "Ada 9 TKP, tapi ini sementara hasil ungkap dari dua TKP,” katanya

Anehnya, lanjut Arman, yang bersangkutan bukan kali ini saja melakukan tindakan kriminal yang sama. Karena, sebelumnya juga sempat ditangkap dengan kasus yang sama namun pelaku tidak ditahan karena masih di bawah umur.

“Namun, sampai saat ini memang belum dilakukan tindakan hukum karena di bawah umur,” katanya.

Motifnya, kata Arman, pelaku ingin mendapatkan keuntungan pribadi. Serta atas inisiatif dirinya sendiri.

“Menerapkan UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistim peradilan anak. Barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) ke-5e,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:bERITAJATIM.COM
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Jawa Timur

wwwwww