Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
19 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
23 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
GoNews Group
20 jam yang lalu
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Buruh Bangunan Tewas Ditikam Mandornya

Buruh Bangunan Tewas Ditikam Mandornya
Ilustrasi: Thinkstock
Kamis, 05 Desember 2019 14:55 WIB
MAKASSAR- Seorang buruh bangunan di Makassar, Sulsel, berinisial TM (19) tewas ditikam oleh pengawas proyek atau bosnya sendiri. Korban meregang nyawa meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Korban meninggal di rumah sakit (RSUP Wahidin) sekitar pukul 13.00 Wita," ujar Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar saat dimintai konfirmasi, Rabu (4/12/2019).

Penikaman terjadi saat pelaku, Nasir (38) mendatangi korban dan sejumlah buruh bangunan lainnya di areal proyek gedung asrama mahasiswa, Universitas Islam Makassar (UIM), Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, sekitar pukul 12.30 Wita.

"Pelaku masuk membangunkan para pekerja yang sementara istirahat, kemudian (para pekerja) bangun semua, duduk sejenak, dan pelaku mencabut badiknya dan menikam korban," ujar Syamsul.

Pelaku disebut polisi menikam korban dua kali di area vital. Aksi pelaku diduga polisi karena dendam.

"Ada pertengkaran mulut (korban dan pelaku) sebelumnya, itu hari Senin (2/12/2019). Cekcok, karena habis bahan (bahan-bangunan)," ujar Syamsul.

Pelaku setelah menikam korban, langsung melarikan diri. "Masih kita kejar," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan

wwwwww