Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
19 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
18 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
4
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
19 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
5
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
18 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
6
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ganjar Pranowo: Kalau Saya Nonton Film Porno, Salahnya di Mana? Saya Dewasa dan Saya Suka

Ganjar Pranowo: Kalau Saya Nonton Film Porno, Salahnya di Mana? Saya Dewasa dan Saya Suka
Kamis, 05 Desember 2019 19:38 WIB
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku suka menonton film porno. "Kalau saya menonton film porno salahnya di mana? Saya dewasa, punya istri. Yang gak boleh itu saya kirim-kirim itu karena yang mengirim itu kena UU ITE dengan tuduhan menyebarkan,” kata Ganjar saat menjadi tamu Podcast di kanal Youtube milik Deddy Corbuzier yang tayang pada Selasa, 3 Desember 2019.

Ganjar mengakui ada stafnya yang mempertanyakan kebiasaan itu. “Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu, saya sehat kok, kecuali saya tidak sehat,” ujarnya. Deddy yang tergelak mendengar pengakuan Ganjar ini lalu mengingatkan bahwa ia bisa dibully karena pernyataan jujurnya itu.

Menurut ayah satu anak ini, ia tahu bahwa pengakuannya ini akan berimbas ia dicap kotor. "Ya enggaklah, kecuali tiap hari saya bicara hal tentang pornografi, saya sebarin, sorrylah," katanya.

Ia menuturkan, ada ruang privat yang dimengerti dan tidak untuk disebarkan. “Jadi harus ada privasi. Ini manusia,” ucapnya.

Menurut dia, sebagai orang dewasa, tak masalah jika sesekali menonton film porno. “Kita mengerti studi perkembangan. Manusia itu ada kebutuhan-kebutuhan, ada lidah yang menuntut merasakan masakan, turun ke perut, lalu di bawah perut, itu urusan yang manusiawi,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tempo.co
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, Jawa Tengah

wwwwww