Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
14 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
12 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
12 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
Olahraga
8 jam yang lalu
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
5
PSS Hadapi Persik Kediri Jadi Laga Pembuka
Sepakbola
10 jam yang lalu
PSS Hadapi Persik Kediri Jadi Laga Pembuka
6
Nazaruddin Dek Gam Berharap Persiraja Berikan Yang Terbaik
Sepakbola
9 jam yang lalu
Nazaruddin Dek Gam Berharap Persiraja Berikan Yang Terbaik
Home  /  Berita  /  GoNews Group
SEA Games XXX Filipina 2019

Juarai Marathon, Agus Prayoga Sumbang Emas Pertama di Atletik

Juarai Marathon, Agus Prayoga Sumbang Emas Pertama di Atletik
Jum'at, 06 Desember 2019 09:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NEW CLARK -  Pelari marathon Indonesia, Agus Prayoga sukses merebut emas di nomor marathon Putra pada helatan SEA Games XXX Filipina 2019 di New Clark, Jumat (6/12/2010) pagi.

"Saya senang sekali ya bisa kembali menyumbangkan emas buat Indonesia, terutama di nomor marathon. Ini adalah medali emas pertama saya untuk marathon. Ini juga emas pertama untuk tim atletik. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk teman-teman, semoga juga bisa menyumbangkan emas untuk Indonesia," ujar Agus ketika ditemui usai bertanding.

Agus mencatatkan waktu 2 jam 26 menit 48 detik. Peringkat kedua diraih Namket Samchai asal Thailand dengan raihan waktu 2 jam 27 menit 18 detik. Medali perunggu jatuh ke tangan Malaysia, atas nama Mohamad Muhaizar dengan 2 jam 33 menit 8 detik. Sementara, atlet Indonesia lainnya, Welman David Pasaribu finish di tempat keempat.

Dengan demikian ini menjadi emas keenam Agus. Dia sendiri kerap turun di nomor 5K dan 10K. Pada full marathon 42K di SEA Games Kuala Lumpur 2017, Agus terpaksa berpuas diri dengan medali perak.

Menurut Agus, tantangan terbesar adalah soal rute. Dia tak menyangka hampir 99 persen rutenya merupakan beton cor, dan bukan aspal. Pasalnya, New Clark memang venue baru yang dibangun pihak Filipina dan masih belum tuntas sepenuhnya.

"Otomatis itu lebih berat dan lebih menantang buat kaki saya," imbuh dia.

Tantangan lain yakni faktor cuaca. Saat starting pukul 05.45 pagi ini, matahari belum tampak. "Tapi sekarang ya kelembaban itu tak bisa dibohongi ya," ujar Agus. ***


wwwwww