Komisi II DPRD Dharmasraya Minta PT SAK Beri Beasiswa ke Masyarakat Sekitar Perusahaan

Komisi II DPRD Dharmasraya Minta PT SAK Beri Beasiswa ke Masyarakat Sekitar Perusahaan
Komisi II DPRD Dharmasraya kunker ke ke PT Sumbar Andalas Kencana (SAK) di Nagari Sopan Jaya Kecamatan Padang Laweh.
Jum'at, 06 Desember 2019 19:06 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Menjelang akhir tahun 2019, Komisi II DPRD Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) meminta PT Sumbar Andalas Kencana (SAK) memprioritaskan beasiswa pendidikan bagi warga Dharmasraya.

Permintaan itu disampaikan Komisi II saat melakukan kunjungan kerja ke PT SAK di Nagari Sopan Jaya Kecamatan Padang Laweh yang dipimpin langsung ketuanya Ade Sudarman, Kamis (5/12).

Dalam kunjungan ini, Ade Sudarman memperkenalkan rekan sejawatnya di Komisi II, di antaranya Sekretaris Komisi II Zulhendri, anggota Komisi II Amrizal, Ari Prabowo, Defrino Anwar, dan Aandri Saputra.

Dalam kunker ini, Komisi II disambut oleh Mill Manager PT SAK Harifnan dan KTU Suhardi serta jajaran PT SAK lainnya.

Ketua Komisi II Ade Sudarman mempertanyakan kucuran dana Corporate Social Response (CSR) yang telah diberikan PT SAK kepada warga Dharmasraya selama beroperasi di Dharmasraya.

"Kunker kita bertujuan untuk membahas CSR dan kontribusi PT SAK pada masyarakat yang ada di sekitar wilayah kerja PT SAK dan Dharmasraya secara umum," ujar Ade Sudarman saat membuka pertemuan.

Katanya, selain membahas CSR, kita juga mempertanyakan kepada PT SAK terkait bantuan beasiswa bagi warga Dharmasraya. Selain itu kita juga menyampaikan keluhan masyarakat terkait serangan hama yang dialamai warga akibat replanting sawit yang dilakukan PT SAK.

"Untuk CSR, dari perusahaan kita akui cukup bagus, namun dari hasil pertemuan kita diketahui bahwa tidak ada putra putri Dharmasraya yang bekerja di PT SAK dengan jabatan strategis," jelasnya.

Selain itu, dari pertemuan ini kita tekankan kepada PT untuk memberikan bantuan beasiswa agar masyarakat Dharmasraya dapat bekerja di perusahaan dengan posisi yang strategis.

"Jikat tidak ada, sangat disayangkan kalau masyarakat kita hanya bekerja sebagai buruh kasar. Untuk itu, melalui pertemuan ini, kita dari Komisi II menekankan pihak perusahan untuk memberikan program-program beasiswa bagi warga Dharmasraya," tegasnya

Pertanyaan yang diajukan sekaitan penyaluran dana CSR sebagai tanggungjawab perusahaan terhadap masyarakat lingkungan perusahaan, seperti biaya pendidikan dan lain sebagainya. Kemudian pengelolaan limbah perusahaan, pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), jaminan kesehatan karyawan dan replanting. (ep)


wwwwww