Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
24 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
22 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
3
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
Politik
17 jam yang lalu
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
4
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
24 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
5
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Seorang Pria Diduga Nekat Gorok Leher Sendiri Lantaran Depresi Derita Penyakit di Kelengkapan Alat Vital

Seorang Pria Diduga Nekat Gorok Leher Sendiri Lantaran Depresi Derita Penyakit di Kelengkapan Alat Vital
Ilustrasi: Ist.
Senin, 09 Desember 2019 16:49 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
PURBALINGGA - Seorang pria warga Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, tergeletak bersimbah darah di ruang dapur rumahnya pada Senin (9/12/2019).

Dugaan sementara, pria berinisial R (53) tahun itu, nekat menggorok lehernya sendiri menggunakan sabit karena depresi lantaran penyakit di kelengkapan alat vitalnya tak kunjung sembuh.

Polisi menuturkan, korban pertama kali ditemukan oleh saudaranya yang bernama Weni (45), sekira pukul 06.00 WIB. Jeritan Weni karena kaget, membuat warga seketika berdatangan ke lokasi, dan mengevaluasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Goetheng Taroenadibrata Purbalingga.

Keluarga menuturkan, sebelumnya korban kerap mengeluh karena penyakit Hernia yang dideritanya tidak kunjung sembuh usai operasi empat tahun yang lalu.

“Bahkan ketika penyakitnya kambuh, korban sering meminta untuk dibunuh saja.Bahkan pernah meminta dibunuh menggunakan linggis,” ungkap Kapolsek Kuta sari, AKP Agus Amjat Purnomo kepada wartawan.***


wwwwww