Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
21 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
23 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
22 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
4
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
Ekonomi
23 jam yang lalu
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
5
Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi
Politik
23 jam yang lalu
Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi
6
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
11 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Menakjubkan, 4 Bunga Raflesia Mekar di Tepian Danau Maninjau

Menakjubkan, 4 Bunga Raflesia Mekar di Tepian Danau Maninjau
Satu dari empat bunga Reflesia yang mekar di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (foto: BKSDA Agam/Langkan.id)
Kamis, 12 Desember 2019 12:09 WIB
MANINJAU - Sebanyak empat bunga Raflesia mekar secara bersamaan tidak jauh dari Danau Maninjau, tepatnya di Jorong Data, Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bunga itu mekar di dua titik populasi.

Dikutip dari Langkan.id, Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumbar Daya Alam (BKSDA) Resor Kabupaten Agam, Ade Putra menyebutkan, dua di antara empat bunga Raflesia itu mekar sempurna pada hari kedua setelah ditemukan.

“Dua bunga kita temukan akan mekar sempurna, dan dua lagi sudah melewati masa mekar, atau hari ketujuh dari masa mekar sempurna,” ujarnya saat dihubungi Langkan.id, Rabu (11/12/2019) sore.

Mekarnya bunga Raflesia itu, kata Ade, diketahui ketika tim BKSDA Resor Agam saat melakukan pemantauan dan monitoring populasi di daerah itu, Rabu (11/12/2019).

Menurut Ade, pada titik pertama ditemukan bunga Raflesia sedang mekar dengan diameter mencapai 90 centimeter.

Ade memperkirakan, di lokasi itu dalam jangka waktu seminggu atau sebulan ke depan, masih akan ada lima knop yang akan mekar.

"Di lokasi ini (titik populasi pertama) juga ada bangkol atau knop yang menempel pada batang pohon dalam jumlah yang banyak, dengan bentuk menyerupai biji salak,” jelasnya.

Lalu, pada titik populasi kedua, BKSDA Agam menemukan Bunga Raflesia sedang mekar sempurna, diameternya mencapai 90-91 centimeter, serta juga ada beberpaa knop lainnya.

Data dari BKSDA, di Kabupaten Agam terdapat 13 titik sebaran populasi bunga Raflesia, sebagian besar berada di daerah sekeliling Danau Maninjau.

Diketahui, bunga Rafflesia merupakan tumbuhan langka dan dilindungi oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. (adi s/lkn)

Editor:arie rh
Sumber:Langkan.id
Kategori:GoNews Group, Umum, Lingkungan, Sumatera Barat

wwwwww