Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
Olahraga
16 jam yang lalu
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
2
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
MPR RI
21 jam yang lalu
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
3
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
Ekonomi
21 jam yang lalu
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
4
Bamsoet dan Wapres Ma'ruf Amin Terima Penghargaan dari 'Obsession Awards 2020'
Nasional
21 jam yang lalu
Bamsoet dan Wapres Maruf Amin Terima Penghargaan dari Obsession Awards 2020
5
Bamsoet Minta SOKSI Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran
Politik
21 jam yang lalu
Bamsoet Minta SOKSI Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran
6
Gelombang 7 Meter Berpotensi Terjadi di Laut Natuna, Warga Diimbau Waspada
Peristiwa
22 jam yang lalu
Gelombang 7 Meter Berpotensi Terjadi di Laut Natuna, Warga Diimbau Waspada
Home  /  Berita  /  Umum

Diterjang Banjir Bandang, 6 Rumah Hanyut di Solok Selatan

Diterjang Banjir Bandang, 6 Rumah Hanyut di Solok Selatan
Jembatan penghubung yang ambruk akibat luapan sungai di Solok Selatan. (foto: Nella Marni/Gatra.com)
Jum'at, 13 Desember 2019 19:06 WIB
SOLOK - Belum selesai masa tanggap darurat kedua yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), banjir bandang kembali menghantam 'Nagari Seribu Rumah Gadang' pada Jumat pagi (13/12/2019).

Dikutip dari Gatra.com, tingginya intensitas hujan menghanyutkan enam rumah yang berada di pinggir sungai akibat luapan sungai. Sedikitnya 1.000 rumah lainnya terendam dengan ketinggian sekitar 30 sampai 120 centimeter di tiga kecamatan.

Sedangkan jembatan Sungai Pangkua, Kecamatan Sungai Pagu yang sebelum ambruk akibat banjir bandang pada Rabu (20/11/2019) tak mampu lagi bertahan dari kuat arus sungai dan hanyut.

"Hujan deras yang mengguyur Solok Selatan beberapa hari terakhir menyebabkan air sungai meluap dan merendam rumah warga," kata Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Irdahendri saat dihubungi dari Padang, Jumat (13/12/2019).

Tiga kecamatan yang dihantam banjir bandang di Nagari Saribu Rumah Gadang di antaranya Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauh Duo.

Saat ini, korban banjir sudah melakukan evakuasi mandiri menuju daerah yang lebih tinggi dibantu oleh BPBD Solok Selatan. "Untuk jumlah korban terdampak hingga saat ini masih dalam pendataan pihaknya," katanya.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memprakirakan beberapa hari ke depan sejumlah daerah di provinsi Sumbar masih diguyur hujan dengan intesitas sedang hingga lebat.

"Desember merupakan puncak hujan di Sumbar. Kami mengimbau masyarakat agar mewaspadai bencana hidrologi serta mengurangi kegiatan di luar rumah," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha.(gtr)

Editor:arie rh
Sumber:Gatra.com
Kategori:Uncategories
wwwwww