Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
12 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
2
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
12 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
4 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
4 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
4 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
6
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Home  /  Berita  /  Umum

Diterjang Banjir Bandang, 6 Rumah Hanyut di Solok Selatan

Diterjang Banjir Bandang, 6 Rumah Hanyut di Solok Selatan
Jembatan penghubung yang ambruk akibat luapan sungai di Solok Selatan. (foto: Nella Marni/Gatra.com)
Jum'at, 13 Desember 2019 19:06 WIB
SOLOK - Belum selesai masa tanggap darurat kedua yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), banjir bandang kembali menghantam 'Nagari Seribu Rumah Gadang' pada Jumat pagi (13/12/2019).

Dikutip dari Gatra.com, tingginya intensitas hujan menghanyutkan enam rumah yang berada di pinggir sungai akibat luapan sungai. Sedikitnya 1.000 rumah lainnya terendam dengan ketinggian sekitar 30 sampai 120 centimeter di tiga kecamatan.

Sedangkan jembatan Sungai Pangkua, Kecamatan Sungai Pagu yang sebelum ambruk akibat banjir bandang pada Rabu (20/11/2019) tak mampu lagi bertahan dari kuat arus sungai dan hanyut.

"Hujan deras yang mengguyur Solok Selatan beberapa hari terakhir menyebabkan air sungai meluap dan merendam rumah warga," kata Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Irdahendri saat dihubungi dari Padang, Jumat (13/12/2019).

Tiga kecamatan yang dihantam banjir bandang di Nagari Saribu Rumah Gadang di antaranya Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauh Duo.

Saat ini, korban banjir sudah melakukan evakuasi mandiri menuju daerah yang lebih tinggi dibantu oleh BPBD Solok Selatan. "Untuk jumlah korban terdampak hingga saat ini masih dalam pendataan pihaknya," katanya.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memprakirakan beberapa hari ke depan sejumlah daerah di provinsi Sumbar masih diguyur hujan dengan intesitas sedang hingga lebat.

"Desember merupakan puncak hujan di Sumbar. Kami mengimbau masyarakat agar mewaspadai bencana hidrologi serta mengurangi kegiatan di luar rumah," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha.(gtr)

Editor:arie rh
Sumber:Gatra.com
Kategori:Uncategories

wwwwww