Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
RIGHTS Foundation minta Pemerintah Tegas Larang TKA China masuk Indonesia
Nasional
10 jam yang lalu
RIGHTS Foundation minta Pemerintah Tegas Larang TKA China masuk Indonesia
2
Kritik Rencana Menpar Berkantor di Bali, DPD: Perhatikan Juga Potensi Wisata di Sumatera
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Kritik Rencana Menpar Berkantor di Bali, DPD: Perhatikan Juga Potensi Wisata di Sumatera
3
PPUU DPD RI: UU Cipta Kerja Jawab Kekhawatiran Masyarakat soal Mafia Tanah
Nasional
10 jam yang lalu
PPUU DPD RI: UU Cipta Kerja Jawab Kekhawatiran Masyarakat soal Mafia Tanah
4
Senator Papua Barat Kecam Sikap Rasisme Ambroncius
Umum
6 jam yang lalu
Senator Papua Barat Kecam Sikap Rasisme Ambroncius
5
Webinar Dana Desa, Kemenkeu Ungkap Banyak Kepala Desa Punya Mobil Lebih Bagus dari Camat
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Webinar Dana Desa, Kemenkeu Ungkap Banyak Kepala Desa Punya Mobil Lebih Bagus dari Camat
6
LBP Terpilih Secara Aklamasi, Maria Lawalata Ucapkan Selamat
Olahraga
6 jam yang lalu
LBP Terpilih Secara Aklamasi, Maria Lawalata Ucapkan Selamat
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Peminat PPK Membludak, Ada Juga Pelamar Usia Lanjut

Peminat PPK Membludak, Ada Juga Pelamar Usia Lanjut
Selasa, 21 Januari 2020 17:55 WIB
MEDAN–Pelamar untuk seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan sangat tinggi. Bukan hanya anak muda, masyarakat yang usia lanjut ikut seleksi PPK yang akan bertugas pada Pilkada 2020 tersebut.

Salah satu pelamar yang ikut mendaftar seleksi PPK di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan adalah Edison Sitorus. Lelaki yang sudah berusia 65 tahun tersebut mengaku tertarik ikut seleksi PPK karena ingin terlibat langsung dalam pelaksanaan Pilkada Medan 2020.

Edison mengatakan bahwa usia lanjut tidak menjadi penghalan untuk ikut sebagai pelaksana Pilkada. Selama undang-undang masih mengizinkan dan memenuhis syarat, maka siapa saja dapat melamar dan terlibat sebagai pelaksana.

“Usiakan tidak masalah kita tertarik ikut karena masih memungkinkan dari segi peraturan dan perundang-undangan. Nantinya seluruh tahapan seleksi akan kita ikuti dengan baik,” jelas mantan wartawan tersebut saat mendaftar ke KPU Medan, Senin (20/1/2020).

Ketika ditanya mengenai proses seleksi dan metode seleksi menggunakan Computer Assesmen Tes (CAT) untuk test tertulis, Edison mengaku tidak masalah. Dia siap bertarung dengan pelamar lainnya dengan metode seleksi apapun.

“Saya kira memang harus begitu, seleksi menggunakan CAT dan wawancara merupakan seleksi yang diikuti. Karena kita memang harus ikut menggunakan kemajuan teknologi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Medan, Agussyah Damanik mengatakan bahwa pihak KPU akan merekrut PPK sebanyak lima orang per kecamatan untuk mengisi 21 kecamatan yang ada di Kota Medan.

“Nantinya ada sebanyak 105 yang akan kita tetapkan sebagai anggota PPK. Namun jumlah pelamar tidak kita batasi. Syaratnya warga Medan, tidak terlibat dalam suksesi Pilkada serta tidak kader dan pengurus partai,” jelasnya.

Tahapan seleksi yang harus diikuti pelamar mulai dari pendaftara, seleksi administrasi dan uji publik. Selanjutnya akan dilaksanakan test tertulis dengan metode CAT dan wawancara.

“Setelah penelitian administrasi, kita akan umumkan. Selanjutnya tanggapan masyarakat dengan dua tahapan. Yaitu sebelum wawancara dan setelah wawancara selesai. Jadi masyarakat juga harus memberi masukan,” jelasnya.*

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Politik, Peristiwa, Umum
wwwwww