Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
15 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
15 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
3
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
15 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
4
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
14 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
MPR RI
13 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Suami Istri Dibacok Tetangga, Pelaku: Saya Sakit Hati karena Dua Kali Dikentuti

Suami Istri Dibacok Tetangga, Pelaku: Saya Sakit Hati karena Dua Kali Dikentuti
Tersangka AS saat diamankan di Mapolsek Lubuk Begalung, Padang. (foto: TribunPadang.com/Rezi Azwar)
Rabu, 22 Januari 2020 22:44 WIB
PADANG- AS (37), warga Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pelaku pembacok pasangan suami istri (Pasutri) FG (46) dan NRD (41), mengaku sakit hati pada korban.
 

Sakit itu lantaran pelaku sudah beberapa kali dikentuti dengan sengaja oleh korban, tepat di bagian kepalanya. "Tidak ada masalah lain, seminggu yang lalu saya dikentutin," ujarnya.

Dikutip dari Kompas.com, ia mengaku sudah dua kali dikentuti oleh korban, padahal dirinya tak biasa bercanda dengan korban. Bahkan, ia juga merasa tidak terlalu dekat dan tidak terlalu sering berkomunikasi dengan korban.

"Masalahnya cuma karena saya dikentutin dia, saya merasa sakit hati akan hal itu," kata pria yang bekerja sebagai kuli bangunan tersebut.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki motif pembacokan yang dilakukan pelaku terhadap pasutri tersebut.

"Latar belakang dari permasalahannya diduga karena unsur sakit hati," ujar Kapolsek Lubuk Begalung (Lubeg), AKP Andi Parningotan Lorena, Selasa (21/1/2020) seperti dikutip dari TribunPadang.com.

Ia menjelaskan bahwa korban saat ini masih berada di rumah sakit dalam perawatan. "Namun, kasus ini dalam pihak penyidik Polsek Lubuk Begalung. Sekarang kita melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri (Pasutri) FG (46), dan NRD (41) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit setelah dibacok oleh AS (37) yang tak lain adalah tetanganya sendiri hanya karena gara-gara kentut.

Peristiwa pembacokan ini terjadi di Bandes Batu Kasek, Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa (21/1/2020) pagi.

Akibatnya peristiwa itu, pasutri tersebut harus dilarikan ke rumah sakit. "Korban saat ini dibawa ke rumah sakit. FG dibawa RSUP M Djamil Padang karena lukanya cukup serius. Sedangkan istrinya dibawa ke RS Tentara Padang," kata Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi Parnigotan Lorena. ***

Editor:arie rh
Sumber:kompas.com
Kategori:Sumatera Barat, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww