Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
13 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
2
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
Peristiwa
7 jam yang lalu
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
3
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
4
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
GoNews Group
6 jam yang lalu
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
5
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
Hukum
10 jam yang lalu
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
6
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Politik
10 jam yang lalu
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polisi Pastikan Terus Buru KKSB Papua pasca Bentrok Senjata dan Dugaan Penganiayaan Warga

Polisi Pastikan Terus Buru KKSB Papua pasca Bentrok Senjata dan Dugaan Penganiayaan Warga
Dok. Polri
Selasa, 28 Januari 2020 15:24 WIB
JAKARTA - Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan, jajarannya saat ini masih melakukan pengejaran kepada Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua.

Pernyataan Paulus, menyusul terjadinya kontak senjata antara aparat TNI-Polri dengan KKSB di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Minggu (26/1/2020) lalu.

Selain menyerang petugas, KKSB juga diduga telah melakukan penganiayaan kepada masyarakat sipil. Dalam insiden itu, 1 orang anggota KKSB kelompok Lekagak Talenggeng tewas dan 1 lainnya berhasil ditangkap.

“Ada yang kerja di perusahaan itu (dianiaya), kita sedang evakuasi, nanti kepastiannya akan saya berikan laporan setelah evakuasi,” kata Irjen Paulus, Selasa (28/1/2020).

Namun, Irjen Paulus belum menjelaskan secara pasti penganiayaan seperti apa yang dilakukan KKSB kepada masyarakat sipil tersebut. Dia pun belum menyebutkan berapa orang yang menjadi korban.

Jenderal bintang 2 itu menyampaikan, pengejaran kepada kelompok Lekagak Talenggeng memiliki kesulitan tersendiri. Sebab, wilayah operasi yang berada di pedalaman, sangat jauh dari ibu kota Paniai.

Dalam pengamatan aparat, kelompok Lekagak Talenggeng ini bergerak ke arah Sugapao. Kerja maksimal terus dilakukan petugas agar tidak ada lagi korban akibat kelakuan kelompok sparatis ini.

“Kecamatannya terpencil dan tidak ada hubungan komunikasi. Tapi maksud saya, ya itulah fakta bahwa mereka terus menunjukkan eksistensi mereka, dan kami tangani terus,” jelasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Humas
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, DKI Jakarta, Papua
wwwwww