Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
18 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
19 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
4
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
17 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
5
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
12 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
6
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
12 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Home  /  Berita  /  Riau

Warga Desa Pulak Kijang Inhil Hilang Sejak 26 Hari Lalu, Pompong Miliknya Ditemukan Karam

Warga Desa Pulak Kijang Inhil Hilang Sejak 26 Hari Lalu, Pompong Miliknya Ditemukan Karam
Petugas melakukan pencarian. (foto istimewa)
Kamis, 30 Januari 2020 18:25 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Seorang warga bernama Ahmad (60) di Desa Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir menghilang sejak 26 hari lalu saat pergi mencari kayu di dekat parit Kuala Patah Parang.

Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo mengatakan, pihaknya menerima laporan hilangnya Ahmad dari seorang anggota Satpol PP Kelurahan Pulau Kijang, bahwa ada warga yang hilang saat mencari kayu.

"Kita terima laporan sekitar pukul 08.35 WIB pagi tadi, dari keterangan pelapor, korban ini sudah tidak pulang ke rumah sejak 26 hari lalu dan terakhir saat dicari oleh keluarga, keluarnya hanya menemukan pompong yang digunakan korban sudah karam di parit Kuala Patah Parang," kata Kukuh di Pekanbaru, Kamis (30/1/2020).

Kemudian atas laporan itu Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, memberangkatkan satu tim Rescue Pos SAR Tembilahan sekitar pukul 08.55 WIB.

"Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian dari Pos SAR Tembilahan, BPBD Tembilahan, Polsek Pulau Kijang, Keluarga serta masyarakat sekitar, dengan cara menyisiri sungai dengan harapan menemukan korban," tutupnya. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww