Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
10 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
12 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
11 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
9 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
5
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
8 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
6
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
2 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Warga yang Tewas Diterkam Harimau di Inhil Karena Memasuki Habitat Hewan Buas Tersebut

Warga yang Tewas Diterkam Harimau di Inhil Karena Memasuki Habitat Hewan Buas Tersebut
Korban tewas diterkam Harimau Sumatera.
Jum'at, 31 Januari 2020 12:20 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Kabar duka tewasnya seorang warga Kecamatan Batang Tuaka, bernama Dermawan (42), akibat diterkam Harimau di lahan Bhara Induk, Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir kembali terulang Kamis kemarin.

Berdasarkan konfirmasi BBKSDA Riau, korban mencari kayu di kawasan hutan bekas IUPHHK-HA atau HPH PT Bhara Induk, yang merupakan bagian dari Lanscape Kerumutan.

"Kita semua sama-sama tahu bahwa Lanscape Kerumutan merupakan habitat Harimau Sumatera," ujar Kepala Besar BBKSDA Riau, Suharyono, Jumat, (31/1/2020).

Menurut Suharyono, berdasarkan hasil olah TKP menunjukkan korban tewas di lokasi hutan. Maka sementara disimpulkan bahwa kegiatan korban saat itu tidak sesuai dengan aturan hukum atau undang-undang yang berlaku,"

"Dari keterangan 2 rekannya yang melakukan kegiatan bersama-sama dengan Almarhum, mereka bertiga sedang mencari kayu. Pencarian kayu dalam kawasan hutan harusnya ada izin sah," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, tim BBKSDA saat ini bersama para pemangku kepentingan di pemerintahan dan swasta sedang melakukan persiapan di lapangan, di lanscape yang sama. Kegiatan ini dilakukan untuk penanganan seekor Harimau Sumatera yang meresahkan warga.

"Kami himbau masyarakat tidak mengambil tindakan anarkis terhadap Harimau tersebut dan tetap tenang. Percayakan kepada kami dan aparat setempat untuk melakukan langkah-langkah sesuai kewenangan kami," ujarnya.***

Kategori:Lingkungan, Riau

wwwwww