Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
2
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
19 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
3
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
19 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
4
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
12 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
5
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
Politik
18 jam yang lalu
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
19 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kondisi dan Tuntutan Tenaga Medis Dunia di Tengah Pandemi Corona

Kondisi dan Tuntutan Tenaga Medis Dunia di Tengah Pandemi Corona
Tenaga medis dengan pakaian lengkap penanganan Corona/Covid-19. (Gambar: Reuters)
Sabtu, 28 Maret 2020 10:30 WIB
JAKARTA - Organisasi Profesi Tenaga Medis meminta terjaminnya Alat pelindung Diri (APD) yang sesuai untuk setiap tenaga medis yang menangani pandemi Corona. Dalam pernyataan tertulisnya, mereka menegaskan, "Bila ini tak terpenuhi maka kami meminta kepada anggota profesi untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien Covid-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat,".

"Iya (itu tuntutan) kepada pemerintah dan fasilitas kesehatan," kata Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Halik Malik dalam lansiran GoRiau.com yang dikutip GoNews.co, Sabtu (28/3/2020).

Tenaga medis memang menjadi garda terdepan, dan menghadapi resiko tinggi terinfeksi hingga menularkan virus Corona/Covid-19 jika tak cukup diproteksi APD. Jumlah tenaga medis yang terpapar virus corona ini, tidak sedikit.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam keterangan pers, Kamis lalu mengatakan, "jumlah tenaga medis yang terpapar di Jakarta saja itu sampai 50 orang. Jadi angka itu menggambarkan besarnya risiko,". Itu, baru data Jakarta.

Di Italia, lansiran GoRiau.com menyebut, hampir seribu orang atau sedikitnya 969 orang meninggal dunia pada Jumat (27/3/2020), akibat terinfeksi virus corona. Sebanyak 44 diantaranya merupakan dokter.

Di Pakistan, para dokter mengancam mogok setelah rekan sejawat mereka, dr. Osama Riaz yang menangani pasien Corona, tertular lalu meninggal dunia pada Senin, awal pekan ini.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Peristiwa, Umum, GoNews Group

wwwwww