Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
2
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
21 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
3
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
17 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
4
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
5
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
15 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
21 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Dihentikan Hingga 23 Mei, Borneo FC Pulangkan Pemain

Dihentikan Hingga 23 Mei, Borneo FC Pulangkan Pemain
Selasa, 31 Maret 2020 17:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Kompetisi akhirnya diputuskan berhenti lebih lama dari perkiraan akibat  wabah virus Corona atau Covid 19 yang melanda Indonesia. PSSI selaku federasi tertinggi sepak bola Tanah Air menonaktifkan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 hingga 29 Mei mendatang.

Panjangnya rentang waktu penghentian membuat manajemen Borneo FC memulangkan pemain. Kebijakan ini dilakukan lantaran tak ada aktivitas yang mesti digeber dalam waktu dekat.

"Sementara, kami berinisiatif memulangkan pemain. Hak dan kewajiban mereka tetap dipenuhi," ucap Manajer Borneo FC, Farid Abubakar.

Kebijakan menghentikan kompetisi hingga akhir Mei dianggap Farid tepat. Manajemen Pesut Etam mendukung penuh keputusan tersebut agar wabah tak semakin meluas.

"Kami juga ingin mendukung pemerintah. Apalagi wabah ini jadi bencana di semua daerah. Semoga penyebarannya bisa segera terputus," imbuhnya.

Setelah kompetisi berhenti, Farid berharap situasi bisa segera normal. Dia mengajak seluruh suporter dan masyarakat memerangi virus tersebut. "Semoga wabah segera hilang dan kehidupan kembali normal. Semua harus berjuang memerangi," pungkasnya.  ***


wwwwww