Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
13 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
2
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
13 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
13 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
14 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
5
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
13 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Video Garuda Melawan Corona Diluncurkan

Video Garuda Melawan Corona Diluncurkan
Selasa, 31 Maret 2020 13:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTAKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bersama para pemain serta legenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia meluncurkan video bertajuk Garuda Melawan Corona serta empat strategi menghadapi wabah Covid-19.

Dalam video berdurasi dua menit enam detik yang diputar di akun youtube resmi PSSI ini, menampilkan rangkaian tips dan motivasi yang disampaikan secara ringkas dan efektif oleh para publik figur sepak bola Indonesia.

Pada scene pertama, pemilik catatan penampilan dan gol terbanyak untuk Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas mengatakan, sepak bola adalah ‘passion’ yang telah menjadi sejarah dalam hidupnya.

"Membayangkan sepak bola akan berhenti untuk sementara waktu, tentu tidak mudah. Namun hidup bukan hanya sekadar sepak bola. Corona adalah musuh kita bersama," kata pria yang kini menjabat Manajer tim Persija Jakarta ini.

Adegan berikutnya, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri turut memberikan pesannya.

"Lawan musuh kita bersama saat ini. Kita harus bersama-sama dengan menerapkan empat strategi ini,” kata pelatih asal Sumatera Barat yang membawa Indonesia meraih medali perak cabang sepak bola pada Sea Games XXX di Filipina 2019.

Strategi pertama diungkap bintang Persib Bandung, Febri Hariyadi. "Jangan lupa awasi kebersihan tanganmu dan selalu gunakan antiseptik atau cuci tanganmu selama 20 detik. Ikuti instruksi WHO sebelum mencuci tangan, kurangilah memegang wajahmu sebelum kamu mencuci tangangmu agar kamu tidak terpapar oleh virus ini," kata pemain timnas kelahiran 19 Februari 1996 itu.

Strategi kedua disampaikan pemain timnas putri Indonesia, Zahra Muzdalifah.

"Selalu tutup hidung dan mulutmu ketika bersin atau batuk, atau bisa gunakan masker apabila kamu merasa flu dan batuk," kata Zahra.

Strategi ketiga giliran dipaparkan pemain Timnas U-23 Egy Maulana Vikri. "Jauhi tempat dengan potensi keramaian tinggi. Untuk sementara bertahan di rumah dan menjagak kesehatan adalah strategi yang baik dalam melawan Virus Corona," papar pesepakbola kelahiran Sumatera Utara yang kini memperkuat Lechia Gdansk Polandia.

Strategi pamungkas diterangkan mantan kapten timnas Indonesia Ponaryo Astaman. "Keempat, selalu perhatikan kondisi kesehatanmu. Apabila kamu merasa kurang sehat, selalu penuhi asupan gizimu dan minumlah vitamin. Isolasi dirimu dengan bertahan dari rumah adalah protocol yang juga dianjurkan oleh pemerintah Indonesia apabila sedang sakit," kata Ponaryo yang kini menjabat General Manager Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

Di bagian penutup video ini, tampil Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

"Tagar GarudaMelawanCorona adalah usaha kita bersama untuk memenangkan pertandingan ini. Selalu ikuti perkembangannya dan ikuti empat strateginya. Together, we will win this difficult match," kata jenderal polisi bintang tiga yang akrab disapa 'Iwan Bule'itu.

Sebagaimana diketahui, terkait persebaran meluasnya Covid 19, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan telah mengeluarkan Surat Keputusan bernomor SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020 ini bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni adalah keadaan kahar atau ‘force majeure’ bagi pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Iriawan juga membenarkan adanya informasi terkait Piala AFF U-16 dan AFF U-19 yang rencananya digelar di Indonesia pada Juli dan Agustus ditunda untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Begitu pula Piala AFF U-18 Putri yang rencananya juga menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kita semua harus berbesar hati. Ini adalah kondisi darurat yang melanda umat manusia di dunia. Mari kita saling bergandeng tangan, tanpa saling menyalahkan. Jika kita kompak dan bersatu, kita akan kuat, bersama melewati ujian ini. Amin amin ya robal alamiiin,” pungkas Iriawan.***


wwwwww