Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
15 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
17 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
15 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
19 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Kondisi Bayi Dua Tahun yang Positif Corona di Riau Kian Membaik

Kondisi Bayi Dua Tahun yang Positif Corona di Riau Kian Membaik
Rabu, 22 April 2020 07:33 WIB
PEKANBARU - Kondisi kesehatan DYA, balita 2 tahun, salah satu pasien positif virus Corona di Riau sudah mulai membaik. DYA merupakan salah satu warga Dumai. Dia sudah bisa ditemani orang tuanya.

"Kondisinya balita DYA sudah membaik dan stabil. Penanganannya sesuai dengan umurnya termasuk dosis-dosis obat yang diberikan. Karena pasien tersebut masih berusia di bawah 5 tahun tentu ada pengecualian," ujar Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Riau, Indra Yovi, Selasa (21/4/2020).

Yovi menyebutkan, orang tua sudah diizinkan menemani anak tersebut di ruang isolasi namun tentu dengan perlindungan APD.

"Juga disertai pernyataan kalau ada risiko terpapar virus dari anaknya yang dia jaga di ruang isolasi," rincinya.

Balita tersebut merupakan kontak erat dari dua keluarganya yang lebih dulu ditetapkan sebagai pasien positif corona, yakni S (54) dan K (46). "Ketiganya memang sekeluarga," kata Yovi.

DYA diduga tertular virus itu dari K, sedangkan K diduga tertular dari pasien S yang memiliki riwayat dari daerah terjangkit, yakni dari Bekasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:Riau, Kesehatan, Peristiwa
wwwwww