Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
14 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
2
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
6 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
14 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
9 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
12 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Hukum
10 jam yang lalu
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Home  /  Berita  /  MPR RI

Wakil Ketua MPR Berharap Pengusaha UMKM Bisa Segera Akses Bantuan Pemerintah

Wakil Ketua MPR Berharap Pengusaha UMKM Bisa Segera Akses Bantuan Pemerintah
Selasa, 05 Mei 2020 16:33 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong puluhan ribu UMKM agar bisa mengakses sejumlah bantuan pemerintah.

Hal itu terungkap saat Wakil Ketua MPR RI bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah itu menerima audiensi secara online Presiden Komunitas Tangan Di Atas (TDA), Donny Kris Puriyono beserta 45 pengurus daerah TDA lainnya, Senin (4/5).

"Nanti akan saya hubungkan dengan Menkop dan UKM untuk menyelesaikan masalah ini," kata Lestari bersemangat.

Sejumlah permasalahan diungkap para pengurus TDA, seperti diutarakan Donny Kris Puriyono. "Lebih dari 90 persen anggota kami terkena dampak kebijakan penanggulangan Covid-19. Omzet sudah tidak ada karena daya beli masyarakat turun," ungkap Donny.

Komunitas TDA merupakan organisasi yang membina lebih dari 23.000 UMKM di tanah air. Puluhan ribu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), jelas Donny, kehilangan permintaan sepanjang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Tekanan ekonomi membuat UMKM harus menyelamatkan cashflow dengan melakukan pengurangan karyawan. Hitungan kasar kami, lebih kurang 230 ribu orang terancam kehilangan pekerjaan di sektor UMKM." Lanjut Donny.

Sejumlah permintaan bantuan untuk UMKM juga diajukan oleh Direktur Kebijakan Publik TDA, Rudi Sahputra. Antara lain pembebasan pajak PPH final sampai 0 persen dalam setahun, dibukakan akses perizinan BPOM terkait izin edar, akses pinjaman lunak hingga bantuan akses pasar seluas-luasnya.

Menjawab permintaan itu itu Rerie berharap Kementerian Koperasi dan UKM bisa membantu UMKM terdampak agar tetap bisa berjualan. Legislator Partai NasDem itu berharap para pengusaha UMKM itu dapat diselamatkan dari kehancuran, karena di masa lalu kelompok UMKM ini bisa diandalkan sebagai bagian dari penggerak perekonomian nasional.

"Jangan pernah patah semangat untuk teman-teman UMKM. Pandemi ini mengajarkan untuk kita menata diri. Mencari model bisnis baru. Mencari solusi-solusi terbaik untuk karyawan, usaha dan bangsa kita. Terus berjuang," pungkasnya.***


wwwwww