Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
19 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
16 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
14 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
18 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
20 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Home  /  Berita  /  Politik

Mau Bikin Partai Baru, Amien Rais akan Gandeng Alumni 212

Mau Bikin Partai Baru, Amien Rais akan Gandeng Alumni 212
Jum'at, 08 Mei 2020 18:53 WIB
JAKARTA - Amien Rais bersama beberapa senior Partai Amanat Nasional (PAN) tengah menyiapkan partai baru. Bahkan, Amien digadang yang akan memimpin langsung partai tersebut sebagai ketua umum.

Politikus senior PAN, Agung Mozin mengatakan, Amien Rais dinilai paling cocok sebagai sosok perekat tokoh dan komponen partai baru yang merupakan antitesis dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Mungkin pak Amien Rais langsung yang akan jadi pemimpin. Karena sebagai perekat," kata Agung ketika dihubungi, Jumat (8/5).

Agung merupakan salah satu tokoh yang akan mendirikan partai ini bersama Amien Rais. Tokoh lainnya seperti pendiri PAN Putra Jaya.

Partai ini disiapkan menjadi oposisi dari pemerintahan Jokowi. Agung mengatakan, sejumlah elemen, mulai perguruan tinggi, hingga alumni 212 akan bergabung menjadi satu di partai baru tersebut.

"Partai baru terdiri dari komponen elemen masyarakat yang kritis terhadap pemerintah," kata Agung.

Dia juga mengatakan, kader PAN hingga pimpinan partai di daerah siap bergabung dengan partai baru tersebut. Nama Hanafi Rais yang belum lama ini mundur dari pengurus DPP dan anggota DPR dari PAN akan bergabung.

Sementara, Agung tak bisa memastikan apakah Mulfachri Harahap yang kemarin maju Kongres bersama Hanafi, akan mengikuti langkahnya.

Agung juga menuturkan, partai ini tak didirikan lantaran kecewa hasil Kongre V PAN di Kendari. Tetapi kecewa karena Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengingkari amant kader dan simpatisan yang menginginkan PAN menjadi oposisi.

"Kita kecewa terhadap kebijakan Zulkifli Hasan karena mengingkari amanat pendukung agar tidak berkoalisi," kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Pemerintahan, Politik, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww