Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
2 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
22 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
23 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
23 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Politik

RDP dengan DPR, KPU Butuh Jutaan Masker hingga Sabun Cair untuk Gelar Pilkada

RDP dengan DPR, KPU Butuh Jutaan Masker hingga Sabun Cair untuk Gelar Pilkada
Ketua KPU RI Arief Budiman. (ANTARA)
Kamis, 11 Juni 2020 16:22 WIB
JAKARTA - Komisi II DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pemerintah dan Gugus Tugas Covid-19 membahas penambahan anggaran Pilkada 2020.

Dalam rapat itu, Ketua KPU RI Arief Budiman mengungkapkan, ada sejumlah item tambahan yang dibutuhkan untuk bisa menggelar pilkada dengan protokol kesehatan COVID-19.

"Ini kita masukkan setelah kita menerima masukan dari Kemenkes dan Gugus Tugas. Kebutuhan APD itu item-nya ada semua di apapun, termasuk barang tersebut digunakan di tingkat apa," jelas Arief dalam rapat virtual tersebut, Kamis (11/6).

Item tambahan itu menjadi sebab KPU mengajukan penambahan anggaran Pilkada ke Kemenkeu yang totalnya mencapai Rp 4,7 triliun dan bisa efisienkan lagi hingga Rp 4 triliun.

Alat dan barang yang dimaksud tersebut terdiri dari:
-Masker kain sebanyak 13 juta buah
-Masker sekali pakai untuk petugas KPPS sebanyak 304 ribu boks isi 50 lembar
-Masker sekali pakai cadangan untuk pemilih di TPS sebanyak 609 ribu boks isi 50 lembar
-Hand sanitizer sebanyak 6.5 juta botol
-Desinfektan sebanyak 2 juta botol
-Pemaparan perkiraan jumlah kebutuhan APD KPU
-Sarung tangan plastik sebanyak 5,4 juta boks
-Sabun cair sebanyak 2,4 juta botol
-Termometer infrared sebanyak 712 ribu buah
-Pelindung wajah sebanyak 4 juta buah
-Tisu sebanyak 1,8 juta boks isi 250 lembar
-Kantong sampah sebanyak 1,2 pak
-Drum/tong dan keran sebanyak 317 ribu buah
-Hazmat sebanyak 327 ribu buah
-Plastik pembatas petugas sebanyak 1,7 juta buah

Pilkada serentak 2020 rencananya akan digelar di 270 daerah pada Desember mendatang. Tahapan-tahapan Pilkada 2020, akan dimulai pada 15 Juni.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DPR RI, Kesehatan, DKI Jakarta
wwwwww