Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
18 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
2
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
16 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
3
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
15 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
4
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
16 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
5
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
Hukum
19 jam yang lalu
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
6
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Nasional
18 jam yang lalu
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Home  /  Berita  /  DPR RI

Hetifah Dukung Rasa Aman dan Kemudahan Berpergian untuk Pemulihan Sektor Pariwisata

Hetifah Dukung Rasa Aman dan Kemudahan Berpergian untuk Pemulihan Sektor Pariwisata
Ketua Panja Pemulihan Pariwisata Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. (Foto: Ist.)
Senin, 20 Juli 2020 19:22 WIB
JAKARTA - Ketua Panja Pemulihan Pariwisata Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendukung upaya pemulihan pariwisata melalui kemudahan akses dan meningkatkan rasa aman bagi wisatawan.

"Transportasi salah satu kunci dalam pariwisata. Selain itu, mungkin fokus kita ada pada penguatan penerapan protokol kesehatan. Karena penerapan protokol yang longgar malah menimbulkan rasa tidak aman sehingga jumlah wisatawan menurun," kata Hetifah kepada wartawan, Senin (20/7/2020).

Dukungan Hetifah, menyusul beberapa kali gelaran Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan berbagai pihak, dan didapati adanya kebutuhan atas kemudahan berpergian dan peningkatan rasa aman bagi wisatawan.

"Pemulihan sektor pariwisata sebaiknya didukung dengan kebijakan yang memudahkan perjalanan turis domestik. Hal ini mengingat salah satu indikator rasa aman untuk kembali berwisata adalah tidak ada travel ban ke destinasi yang dituju," papar Wakil Ketua Umum Bidang Destinasi PHRI, Albert Zhang dalam sebuah RDPU ke-4, Selasa (14/7/2020) lalu.

Di lain sisi, tiket yang mahal juga menjadi kegelisahan para pelaku pariwisata. Kosmian Pudjiaji, mewakili KADIN, menyatakan "Stimulus ekonomi pada jasa transportasi harus diberikan. Dukungan kebijakan transportasi juga perlu dibuat semudah-mudahnya,". Senada dengan Kosmian, N. Rosmiati mewakili ASITA menambahkan "Tiket flight saat ini mahal sekali,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Nasional, Ekonomi

wwwwww